News

BPJS Ketenagakerjaan Bingung Perihal Gaji Pilot Lion Air: Masa Gajinya Segitu?

BPJS Ketenagakerjaan Bingung Perihal Gaji Pilot Lion Air: Masa Gajinya Segitu?

Penulis: Fakhri Hadi Pridianto | Editor: Adrianus Adhi
Pixabay
Pilot 

SURYAMALANG.com - Insiden jatuhya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 di perariran Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) hingga kini masih menyita banyak perhatian publik.

Apalagi sejak adanya pernyataan dari BPJS Ketenagakerjaan yang mengungkapkan tentang besaran gaji yang diterima oleh pilot dan pramugari Lion Air.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto memang baru saja mengungkapkan besaran gaji pilot dan pramugari Lion Air lewat sebuah berita di televisi.

Hal ini berkaitan dengan besaran dana santunan kematian yang akan didapat oleh pegawai maskapai Lion Air yang turut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Baca: Karyawan Sikat Uang Majikan Di Laci Toko Rp 20 Juta, Diawali Dengan Mencuri Kunci

Baca: Tanpa Dedik Setiawan, Ini Bocoran Strategi Arema FC untuk Melawan PSIS Semarang

Baca: Melalui Edukasi Literasi Keuangan, OTO Group Ajak Murid SMAN 1 Kepanjen Melek Produk Jasa Keuangan

Baca: Komentar Lebby, Keponakan Dewi Perssik yang Kerap Dibandingkan dengan Meldi, Sedih & Benarkan 1 Hal

Sesuai dengan aturan yang berlaku, perhitungan besaran dana kematian akibat kecelakaan ini adalah 48 dikalikan jumlah gaji pokok terakhir.

Berdasarkan laporan terakhir Lion Air kepada BPJS Ketenagakerjaan, gaji pilot dalam maskapai penerbangan tersebut adalah sebesar Rp 3,7 juta, sementara untuk co-pilotnya sebesar Rp 20 juta.

"Sebesar Rp 3,7 juta, pilot. Co-pilotnya Rp 20 juta," tutur Agus di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, seperti dilansir dari Grid.ID, Kamis (1/11/2018).

Bila mengacu pada aturan yang berlaku, pilot Lion Air akan mendapatkan dana santunan kematian sekitar Rp 177 juta, sedangkan untuk co-pilot sekitar Rp 960 juta.

Selain pilot, dana santunan itu juga akan diberikan kepada pramugari yang turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

Baca: Kapolda Jatim Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Bersubsidi Anggota Polri Di Pasuruan

Baca: Daftar Catatan yang Bikin Arema FC Tak Boleh Remehkan PSIS Semarang

Baca: Sule Sabet Tiga Penghargaan di ITA Awards 2018, Ini Doa Rizky Febian Untuk Sang Ayah

Baca: Sempat Berselisih Paham, Robby Purba Pamer Kebersamaan Bareng Roy Kiyoshi, ini Foto Terbaru Mereka

Berdasarkan laporan terakhir Lion Air kepada BPJS Ketenagakerjaan, gaji pramugari dalam maskapai penerbangan tersebut bervariasi.

Ada yang Rp 3,6 juta hingga Rp 3,9 juta.

Kenyataan ini tentu menimbulkan pertanyaan bagi BPJS Ketenagakerjaan.

Seperti dilansir SURYAMALANG.com dari unggahan video di kanal YouTube BeritaSatuTV yang berjudul 'BPJSTK: Gaji Pilot Lion Air JT-610 Tercatat Rp 3,7 Juta', Kamis (1/11/2018), Agus menilai jika besaran gaji tersebut patut dipertanyakan karena dinilai terlalu rendah.

Karena jika terdapat perbedaan data nominal gaji, hal tersebut bisa merugikan pihak karyawan.

"Tentunya kita bertanya. Kenapa sih? Masa gajinya segitu. Demikian dasar untuk memberikan manfaat (dana) itu berdasarkan upah yang dilaporkan itu", jelasnya.

Baca: Mogok Di Tengah Rel Perlintasan Tanpa Palang Pintu, MPU Tertabrak KA Maharani

Baca: Curhat Trianingsih, Pramugari Korban Lion Air JT 610: Tak Tahan Kerja di Maskapai Gara-gara Ini

Baca: Intip Potret Rumah BJ Habibie, Sarat Makna dan Lekat dengan Nuansa Jawa Tradisional

Baca: VIDEO: Detik-detik Penemuan dan Pengangkatan Black Box Lion Air JT 610 oleh 2 Penyelam

Agus juga menandaskan jika hal ini perlu diklarifikasi langsung kepada perusahaan.

"Itu perlu diklarifikasi ke perusahaan", tandasnya.

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com (1/11/2018), besaran gaji dan pramugari pilot Lion Air ini berbeda jauh dari data yang dilampirkan Kompas.com di artikel yang berjudul 'Menhub: Imbangi Gaji Pilot Indonesia'.

Anggota Asosiasi Pilot Garuda (APG), Isays Sampesule mengatakan, seorang kapten pilot Indonesia diberikan gaji pokok sebesar Rp 33 juta per bulan dengan total gaji (take home pay) sekitar Rp 43 juta.

Sementara untuk kapten pilot asing diberi gaji pokok 9.000 dolar AS (sekitar Rp 77,4 juta).

Baca: Jasa Raharja Beri Santunan Kepada Keluarga Korban Lion Air JT 610, Nominalnya Sampai Rp 50 Juta

Baca: Demi Perkuat Timnas Singapura, Gelandang Asal Korsel Ini Dipastikan Batal Perkuat Persija Jakarta

Baca: Istri Haykal Kamil Ungkap Sosok & Pesan Sepupunya Korban Lion Air JT 610, Punya Anak Kembar & Humble

Bila ditambah dengan akomodasi mencapai 10.200 dolar AS (sekitar Rp 87,7 juta). Rata-rata, pendapatan pilot Indonesia mencapai Rp 40 juta hingga Rp 50 juta per bulan.

Ada pun untuk pilot pemula yang baru mengantongi commercial pilot license mendapat Rp 30 juta per bulannya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved