Malang Raya

Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Ungkap Penyebab Pembangunan Alun-Alun Tertunda

Warga Kabupaten malang harus bersabar untuk memiliki alun-alun. Pembangunan alun-alun di Kepanjen tertunda.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Ungkap Penyebab Pembangunan Alun-Alun Tertunda
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Lahan yang akan dibangun alun-alun di Desa Kedungpendaringan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Warga Kabupaten malang harus bersabar untuk memiliki alun-alun.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan pembangunan alun-alun di Kepanjen tertunda.

Penyebabnya adalah pembebasan lahan yang masih alot.

( Baca juga : Hasil Skor Sementara Arema FC Vs Persekam Metro FC – Macan Kumbang Cetak 1 Gol )

Rencananya alun-alun tersebut dibangun di belakang Kantor Bupati Malang di Desa Kedungpendaringan, Kepanjen.

“Selain masalah pembebasan lahan, juga karena beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak bisa mengalokasikan anggaran di tahun 2019,” terang Wahyu kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (20/11/2018).

Wahyu menjelaskan pihaknya terus mendekati pemilik lahan agar mau membebaskan lahan tersebut.

“Namun, sampai sekarang belum terlihat progres positif. Tapi kami terus berupaya,” beber Wahyu.

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Ada Puting Beliung di 3 Daerah, dan Temuan Mayat di 2 Daerah )

“Bila bisa diselesaikan, kemungkinan kami ajukan anggaran melalui Perubahan Anggaran Keuangan Tahun 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Malang, Subur Hutagulung mengatakan progres pembebasan lahan masih dalam tahap inventarisasi.

Sebab, sebagaian pemilik lahan tidak domsili di Kabupaten Malang.

( Baca juga : Pria Asal Tuban Jalankan Bisnis Prostitusi Sesama Jenis di Surabaya )

Bahkan ada pemilik lahan yang bekerja di luar negeri.

Berdasar inventarisir, lahan yang akan dibebaskan berjumlah 56 bidang tanah seluas 3,8 hektar.

“Kami melakukan inventarisir pada subjek dan objek,” kata Subur.

( Baca juga : Tersisih dari Bhayangkara FC, David da Silva Berubah Menjadi Sang Predator di Persebaya Surabaya )

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved