Kabar Pasuruan

Operasi SAR Pencarian Faiqus, Siswa SMKN 5 Surabaya di Gunung Arjuno Ditutup, 7 Hari Pencarian Nihil

Penutupan operasi SAR pencarian Siswa SMKN 5 Surabaya, Faiqus Syamsi Gunung Arjuno dibenarkan oleh SMC operasi itu, Farid Kurniadi

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Dyan Rekohadi
SAR SURABAYA untuk SURYA
Operasi SAR Pencarian Faiqus, Siswa SMKN 5 Surabaya yang hilang di Gunung Arjuno akhirnya ditutup setelah 7 hari pencarian hasil yang didapat nihil. Suasana saat pimpinan Operasi SAR menyampaikan hasil pencarian pada pihak keluarga, Rabu (28/12/2018) 

Faiqus Syamsi (17), Siswa SMKN 5 Surabaya yang hilang di Gunung Arjuno bernama ), warga Kendangsari Surabaya dinyatakan hilang saat melakukan pendakian ke Gunung Arjuno pada 18 Desember 2018.

Siswa SMK 5 Surabaya Hilang di Gunung Arjuno
Siswa SMK 5 Surabaya Hilang di Gunung Arjuno (Instagram SAR Surabaya)

Kronologis

Kronologis pendakian Faiqus bersama enam temannya mendaki gunung Arjuno sejak 16 Desember 2018.

SURYAMALANG.COM menghimpun data kronologis hilangsnya Siswa SMKN 5 Surabaya di gunung Arjuno sebagai berikut :

1. Survivor (Faiqus Syamsi) melakukann pendakian ke gunung arjuno melalui jalut Tretes pada 16 Desember 2018 bersama tujuh orang rekannya.

2. Rombongan survivor tercatat telah melakukan registrasi di pos pendakian Tretes pada 16 Desember 2018 pukul sekitar 09 .00 WIB.

3. Rombongan tiba di Lembang Kijang pada 17 Desember 2018 sekitar pukul 13.00 WIB

4. Rombongan melanjutkan pendakian menuju puncak gunung Arjuno dari Lembah Kijang sekitar pukul 16.00 WIB

5. Dalam perjalanan ke puncak dari Lembah Kijang rombongan terbagi dua kelompok berisi tiga orang dan satu orang menunggu di tenda . Survivor berada di kelompok kedua bersama dua rekannya

6. Kelompok satu tiba di puncak gunung Arjuno pada 18 Desember 2018 pagi.

7. Saat rombongan kelompok satu turun dari puncak gunung Arjuno pukul 11.00 WIB, dalam perjalanan turun bertemu dengan Survivor di area Pasar Setan atau Puncak Bayangan. Selanjutnya survivor mencari rombongan kelompok dua yang terpisah.

8. Sekitar pukul 13.00 WIB kelopok satu justru bertemu kelompok dua di kawasan blok Batu Besar, tapi tidak bertemu survivor. Dua rombongan melanjutkan turun ke Lembah Kijang.

9. Hingga pukul 20.00 WIB Survivor belum juga turun dan rombongan yang tersisa enam orang memutuskan turun gunung.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved