Malang Raya

Program Menyongsong Meteor Milik Gus Romli Jadi Isu Hangat

Di Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadiin, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang memiliki program Menyongsong Meteor.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Kegiatan di ponpes Miftahul Falahil Mubtadiin, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. 

Apabila terjadi meteor mereka sudah bergabung dengan gurunya dan sudah membawa makanan sendiri-sendiri.

Apabila tidak terjadi, mereka pulang sendiri sendiri lagi membawa bekal yang dibawa ketika ke sini.

Polisi Kaji Lebih Dalam Materi Menyongsong Meteor

Adanya hal ini Kapolres Kota Batu AKBP Budi Hermanto juga ikut memantau lokasi Ponpes.

Ia juga berinteraksi dengan santri Ponpes itu. Dalam interaksinya ia memastikan bahwa tidak ada paksaan untuk belajar agama di ponpes ini.

“Tadi lihat sendiri kan, kami pun ikut memastikan jika mereka ke sini tidak ada yang dipaksa. Atau terhipnotis lah,” kata Budi.

Terkait dengan isu mengenai kiamat dalam menyongsong meteor di bulan ramadhan, pihaknya masih akan mengkaji lebih dalam.

Pasalnya isu yang berkaitan dengan keagamaan juga harus dikroscek oleh ahli bidang keagamaan.

“Ya nanti kami juga melihat dan memeriksa warga sekitar. Serta perbekalan yang dibawa jamaah dari berbagai Kota itu,” imbuhnya.

Saat memasuki area Ponpes ini ada banner yang bertuliskan ‘Selamat Datang Peserta Mondok Rajabiyahan dan Biatan Plus Romadhonan. Dalam rangka Persiapan Akhir Zaman di Ponpes Dusun Pulosari’.

Dari jalan raya Kasembon jarak sekitar 2 kilometer.

Polisi Buru Katimun, Guru Tarekat di Ponorogo yang Ajak Hijrah 52 Orang ke Malang

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved