Malang Raya

Kisah Ate Rushendi Sukses Jual Bubur di Malang, Ubah Stigma Bubur untuk Makanan Orang Sakit

Saat itu, Abah Odil, yang bernama asli Ate Rushendi kesulitan mendapatkan bubur. Abah Odil mencari bubur karena tamunya yang berasal dari Tasikmalaya

Kisah Ate Rushendi Sukses Jual Bubur di Malang, Ubah Stigma Bubur untuk Makanan Orang Sakit
Benni Indo
Abah Odil di outletnya yang ketujuh di Jl Welirang No 2 Kota Malang. 

Setiap pagi, Abah Odil dan istrinya mendorong gerobak ke pinggir jalan untuk berjualan. Perlahan, dengan kiat usahanya yang pantang menyerah, akhirnya Abah Odil mendapatkan tempat di Jl Sukarno-Hatta, Kota Malang.

Dari sinilah usahanya berkembang hingga akhirnya membuka outlet baru yang ketujuh di Jl Welirang No 2. Abah Odil ingin mengubah stigma bahwa bubur bukan makanan orang sakit. Melainkan makanan yang bisa dimakan kapanpun.

Abah Odil menjelaskan, cita rasa bubur yang ia buat tidak pernah berubah. Rahasianya, ia selalu menimbang komposisi atau resep bubur. Abah Odil sangat menghindari ukuran yang takarannya tidak akurat.

“Misal gula satu sendok. Itu kan bisa berbeda jumlahnya,” paparnya.

Abah Odil pun tidak pernah menyangka kalau usahanya yang dirintis dengan susah payah akhirnya bisa berhasil seperti saat ini. Sejak berjualan mulai harga Rp 2500, kini bisa menjual dengan harga rata-rata Rp 15000.

Ada 50 an karyawa Abah Odil yang tersebar di tujuh outlet. Di outlet yang ketujuh ini, Abah Odil melakukan kemitraan dengan investor. Bahkan rencana pembukaan outlet ke delapan di Kota Batu juga akan melibatkan investor.

“Kalau enam yang lainnya memang milik sendiri,” terangnya.

Sejak dibuka pada 2004 hingga saat ini, menu bubur menjadi andalan utama. Di outletnya yang baru saja dibuka, Abah Odil juga menambahkan beberapa menu varian baru.

Penambahan menu varian baru ini untuk menunjang kebutuhan konsumen. Di outlet yang baru, sasarannya kelas menengah ke atas. Sementara outlet yang lainnya, segmentasinya untuk kelas menengah ke bawah.

Nicko Putra, Quality Control Abah Odil menjelaskan,  kalau untuk menu, sama seperti di outlet Jl Sukarno Hatta. Dari bubur paket satu yaitu bubur dengan taburan ayam dan cakue. Lalu paket dua ditambahi rempelo ati.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved