Kabar Surabaya

Mantan Guru Honorer SD Curi 17 Set Komputer Sekolah, Ada yang Diobral Rp 1,6 Juta

Subagio Maulana (27), mantan guru honorer sekolah dasar (SD) di Surabaya yang mencuri komputer di sekolah tempatnya mengajar, mengobral barang curian

Mantan Guru Honorer SD Curi 17 Set Komputer Sekolah, Ada yang Diobral Rp 1,6 Juta
ist
GURU HONORER DISKORS - Pelaku bernama Subagio Maulana (27) asal Lamongan, yang tinggal di Jalan Petemon, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Subagio Maulana (27), mantan guru honorer sekolah dasar (SD) di Surabaya yang mencuri komputer di sekolah tempatnya mengajar, mengobral barang curiannya lewat situs jual-beli online (Olshop).

Berdasarkan catatan penyidik Polsek Sawahan, selama beraksi di dua SDN di Surabaya dalam waktu yang berbeda, pelaku berhasil menggasak 17 perangkat keras komputer sekolah.

Di antaranya satu unit proyektor, 13 unit CPU dan tiga monitor.

Aksi pertama dilakukannya di SDN Petemon II/350, Jalan Tidar No 25, Surabaya, Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. 

Pelaku berhasil menggasak lima unit CPU dan tiga monitor.

Namun, barang-barang tersebut tidak bisa dihadirkan oleh polisi sebagai barang bukti lantaran sudah terjual lewat promosi di situs jual-beli online.

"Saya jual semua laku Rp 4 Juta, uangnya saya buat lebaran," akunya.

Pembalasan Subagio Maulana Akibat Diskors Setelah 15 Tahun Jadi Guru Honorer SD di Surabaya

Mantan Guru Honorer Sakit Hati, Duplikasi Kunci Semua Ruang Lalu Curi Belasan Komputer

Setelah mencuri di lokasi pertama, ia kembali beraksi di lokasi lain.

Subagio lantas membobol SDN Banyu Urip IX Surabaya, Senin (17/6/2019) pukul 17.30 WIB. 

Dari sana ia berhasil menggasak mini PC dan sebuah proyektor.

Sama seperti barang curian sebelumnya, Subagio mengaku langsung mempromosikan barang curian tersebut ke situs jual-beli online yang sama.

Menurut perkiraannya, jika barang curian tersebut dijual sebelum dicokok polisi, ia bisa dapat uang sekitar Rp 13 Juta.

"Harga beli CPU itu, 1 unit seharga Rp 11 juta, tapi saya jual Rp 1,6 juta," tandasnya. LUHUR PAMBUDI

 

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved