Malang Raya

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tak Temukan Hewan Kurban Terjangkit Anthrax di Kabupaten Malang

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang tidak menemukan hewan ternak yang terjangkit Anthrax

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tak Temukan Hewan Kurban Terjangkit Anthrax di Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Hewan ternak sapi di Pasar Hewan Singosari di Desa Blendit, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang tidak menemukan hewan ternak yang terjangkit Anthrax, Rabu (7/8/2019).

Anthrax merupakan penyakit hewan yang disebabkan bakteri ini memang tidak hanya dapat menyerang hewan seperti sapi, kerbau, kambing hingga domba saja.

Anthrax juga bisa menular ke manusia (zoonosis) melalui kontak dengan hewan tertular atau apapun yang sudah dicemari agen penyakit.

“Jawa Timur (Jatim) masih aman dan bebas Anthrax, termasuk termasuk Kabupaten Malang,” ujar Nurcahyo, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (7/8/2019).

Nurcahyo mengklaim pihaknya rutin mengecek kondisi hewan ternak.

Sebab, Kabupaten Malang adalah pemasok hewan ternak sapi terbesar di Jawa Timur.

Diperkirakan banyak warga Kota Malang yang membeli membeli hewan kurban di Kabupaten Malang pada tahun ini, seperti Pakisaji, Karangploso dan Dampit.

“Kabupaten Malang punya prospek baik di bidang peternakan,” jelas Nurcahyo.

Nurcahyo akan melakukan sidak hewan kurban dalam waktu dekat.

Apabila menemukan hewan ternak yang kurang sehat, pihaknya menyarankan agar tidak menjualnya lebih dulu.

“Kalau ada hewan yang matanya beleken atau hidung beringus, kami sarankan agar tidak dijual, dan kami obati dulu.”

“Kami sudah rutin mengecek hewan kurban sejak H-7 Idul Adha. Rencananya kami sidak besok,” beber Nurcahyo.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved