Malang Raya

BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Warga Malang Kena Denda PLN 7,1 Juta dan Demo Buruh

Berikut ini rangkuman berita Malang populer hari ini, Rabu 4 September 2019 yang dihimpun SURYAMALANG.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Ratusan demonstrasi di depan Balai Kota Malang, Selasa (3/9/2019). 

Kemudian perbaikan ruang informasi, ruang playground dan perbaikan tempat duduk yang berada di Alun-Alun Kota Malang.

"Perbaikan ini dimulai tanggal 2 Agustus 2019, proses perbaikan dilakukan selama 45 hari. Dan menghabiskan dana Rp 146 Juta dari anggaran APBD 2019," ucap Kepala Bidang Pertamanan Disperkim Kota Malang Ir Kuncahyani.

Perempuan yang akrab disapa Yani tersebut menjelaskan, pengerjaan drainase dilakukan lebih awal daripada fasilitas penunjang lainnya.

Dikarenakan, drainase tersebut merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum menyambut musim hujan.

"Kalau musim hujan disekitaran air mancur Alun-alun banyak air yang menggenang. Untuk itu harus segera kami perbaiki," ujarnya.

Kemudian, fasilitas lainnya yang diperbaiki ialah Bekupon, atau rumah dari Burung Merpati.

Disperkim Kota Malang telah menambah enam Bekupon yang ada di Alun-Alun Kota Malang.

Hal itu dilakukan, karena seiring dengan semakin banyaknya burung merpati yang ada di Kota Malang.

"Kemarin ada 10, sekarang kami tambah 6 lagi jadi jumlahnya 16. Karena kalau tidak ditambah kasian burungnya. Dan yang 10 itu juga akan kami benahi lagi karena banyak atapnya yang rusak," ucapnya.

Yani mengatakan, setiap tahun pihaknya melakukan pemeliharaan di setiap taman-taman kota aktif di Kota Malang.

Dikarenakan, saat ini banyak taman di Kota Malang yang telah dilengkapi dengan tempat bermain anak dan berbagai macam fasilitas lainnya.

Namun, fasilitas tersebut malah disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak sesuai dengan porsinya.

Seperti menggunakan kursi sebagai tempat tidur dan para orang tua yang memakai fasilitas playground untuk anak.

"Ayolah mari kita jaga taman kita. Jadi penggunaaan fasilitas yang tidak pada tempatnya itu harus dikurangi," ujarnya.

Untuk itu, Yani berharap kepada masyarakat agar mulai sadar dengan ikut memelihara fasilitas di ruang publik.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved