Berita Malang
BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Aksi Vandalisme di Underpass Karanglo & Penangkapan Pasar Pil Koplo
BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Aksi Vandalisme di Underpass Karanglo & Penangkapan Pasar Pil Koplo
Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM - Berita Malang populer hari ini, Minggu 15 September 2019 salah satunya adalah aksi vandalisme yang dilakukan di underpass Karanglo.
Selanjutnya, adalah sayembara berhadiah dari PT Jasa Marga Tol Pandaan Malang bagi penangkap pelaku vandalisme di underpass Karanglo.
Dan yang terakhir adalah, penangkapan satu jaringan pengedar pil koplo yang jadi pasar besar di Kota Malang.
Berikut selengkapnya berita Malang populer hari ini yang berhasil SURYAMALANG.COM rangkum dari liputan langsung wartawan di lapangan.
1. Aksi Vandalisme di Underpass Karanglo

Dinding-dinding Underpass Karanglo yang terletak di Singosari Kabupaten Malang kini dipenuhi dengan coretan grafiti.
Dari informasi yang diterima SURYAMALANG.COM, coretan di dinding underpass Karanglo tersebut mulai terpampang sejak Sabtu dini hari (14/9/2019).
Dilansir dari postingan Anang Sam di Komunitas Peduli Asli Malang tertanggal (14/9/2019) menjelaskan bahwa vandalisme tersebut dilakukan oleh dua orang.
Kejadian itu berawal ketika dirinya pulang dari bekerja dengan melintasi Underpass Karanglo.
Saat melintas, ia mendapati dua orang sedang melakukan vandalisme di dinding underpass dengan menggunakan cat pylox berwarna merah.
Mengetahui aksi tersebut, Anang pun langsung berhenti sejenak dan kemudian memotret aktivitas yang mereka lakukan.
Merasa diawasi, kedua oknum tersebut kemudian bergegas pergi.
Mereka kabur dengan menggunakan sepeda motor scoopy berwarna merah dan putih ke arah Karanglo (utara).
"Dari informasi orang yang ngamen di persimpangan, pelaku menggunakan motor scoopy. Tapi saya platnya nomornya tidak tahu. Kemudian mau saya kejar dia tapi sudah lari duluan," tulis Anang dalam postingannya.
Atas kejadian itu, PT Jasa Marga Tol Pandaan Malang sangat menyesalkan kejadian vandalisme yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.