Malang Raya

Pengembang Singhasari Residence di Balik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari Seluas 120,3 Hektare

Peletakan batu pertama proyek Alun-alun Singhasari menandai pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) Singosari di Kabupaten Malang seluas 120,3 Ha.

Pengembang Singhasari Residence di Balik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari Seluas 120,3 Hektare
Bella Ayu Kurnia Putri
Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang M Sanusi dan Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama, David Santoso, usai acara penyerahan dokumen PP No 68 tahun 2019 tentang KEK Singhasari di Museum Singhasari, Desa Klampok Kecamatan Singosari, Malang. 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyerahkan dokumen Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Singhasari di Museum Singhasari, Desa Klampok Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (8/10/2019). 

Menteri Pariwisata Arief Yahya disambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang Muhammad Sanusi dan pejabat daerah lainnya.

PP yang mengatur luas KEK SInghasari 120,3 hektare tersebut ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jum’at (27/9/2019).

Acara ini dimulai dengan peletakan batu pertama Alun-alun Singhasari kemudian menuju aula pendopo untuk mendengarkan sambutan dari menteri, gubernur dan bupati.

Bupati Sanusi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Kabupaten Malang khususnya dalam bidang pariwisata.

Ia juga meminta dukungan kepada semua pihak agar Kabupaten Malang bisa menjadi jantung Jawa Timur.

Sementara, Gubernur Khofifah mengaku lega karena Presiden Jokowi telah menerbitkan PP No 68 tahun 2019 ini.

“Kami berharap program berikutnya adalah titik-titik di mana daerah Singhasari akan digunakan sebagai contoh daerah Digital IT,” terangnya.

Sedangkan Menteri Arief Yahya berkata bahwa proses peletakan batu pertama KEK Singhasari merupakan yang tercepat di Indonesia.

“Ini adalah yang ground breaking-nya tercepat, belum saya serahkan, kalau di daerah lain kemungkinan menunggu 3 tahun dulu,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved