Breaking News:

Kabar Kediri

Proyek Bandara Kediri Beriringan dengan Tol Kertosono - Kediri, Berikutnya Tol Kediri - Tulungagung

KEPALA DISHUB JATIM: Kami sudah sampaikan ke BPJT bahwa jalan tol Kediri dan Tulungagung layak dibangun. Tak hanya Tol Kertosono-Kediri saja.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
google maps
Lokasi proyek Bandara Kediri di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan berjarak sekitar 20 Km dari ruas tol Kertosono - Ngawi. 

KEPALA DISHUB JATIM: Kami sudah sampaikan ke BPJT bahwa jalan tol Kediri dan Tulungagung layak dibangun. Tak hanya Tol Kertosono-Kediri saja.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan Jatim Fattah Jasin mengatakan, Pemerintah Provinsi Jatim tentu berupaya mendorong percepatan pembangunan Bandara Kediri. Pihaknya bakal berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri terkait pembebasan lahan.

Sebetulnya pembangunan Bandara Kediri diharapkan bisa dibangun tahun ini. Namun, ada kendala beberapa lahan belum dibebaskan, luasnya sekitar 17 hektare. Pembebasan sisa lahan itu diprediksi selesai dalam satu atau dua bulan ke depan. 

"Sekarang bukan ganti rugi konsennya, tapi ganti untung. Sebab, harga pembebasan di atas rata-rata dari harga umum. Dan bila masih belum ada titik temu, nanti panitia pembebasan tanah diambil alih Pemkab dan BPN setempat. Mudah-mudahan tak ada halangan," katanya saat dihubungi SuryaMalang.com, Senin (7/10/2019).

Fattah menyebutkan, pembangunan Bandara Kediri sudah sangat mendesak direalisasi. Sebab, wilayah
Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Nganjuk, Madiun, Magetan, hingga Ponorogo dan Pacitan butuh infrastruktur bandar udara.

"Adanya Bandara Kediri ini nantinya bisa mengakselarasi aktivitas ekonomi di wilayah selatan Jatim.
Harapannya juga pertumbuhan ekonomi di sana makin menggeliat," ujarnya.

Selain itu, kapasitas Bandara Juanda dalam menampung penumpang dinilai Fattah telah over capacity.
Dengan adanya Bandara Kediri, bisa jadi penopang lonjakan penumpang maupun pergerakan pesawat di
Bandara Juanda.

"Jadi memang harus ada pasangan bandara lain selain Bandara Juanda untuk mengatasi over capacity," ucapnya.

Ground breaking Bandara Kediri akan dilaksanakan pada awal 2020. Dalam pelaksanaan pembangunan
bandara, Dishub Jatim dan Pemprov Jatim akan terus berkoordinasi dengan investor yakni PT Surya
Dhoho Investama (anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk).

"Koordinasinya terkait dengan keselarasan rencana tata ruang. Tata ruang yang dimaksud meliputi
Kabupaten/Kota Kediri, Provinsi Jatim, dan Nasional. Koordinasi itu telah dilakukan, tujuannya agar
Bandara Kediri ini ada dalam dokumen perencanaan. Selain itu juga koordinasi izin analisis dampak
lingkungan (Amdal)," sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) soal sarana prasana
penunjang Bandara Kediri. Sebab, infrastruktur jalan penghubung menuju ke bandara harus saling
terkoneksi.

Dia juga berharap infrastruktur pendukung itu bisa digarap beriringan dengan pembangunan Bandara
Kediri.

"Kami sudah sampaikan ke BPJT bahwa jalan tol penghubung wilayah Kediri dan Tulungagung
layak dibangun. Tak hanya Tol Kertosono-Kediri saja. Selain itu akses jalan nasional, provinsi dan kota 
juga jadi sistem jaringan jalan pendukung Bandara Kediri," pungkasnya.  (romadoni/danendra kusuma)

Kepala Desa Bulusari Berharap Warganya Bisa Kerja di Bandara Kediri agar Tak Sekadar Jadi Penonton

Gubernur Jatim: Runway Bandara Kediri Sepanjang 3,3 Km, Bisa untuk Penerbangan Internasional

Dr Imron Mawardi: Bandara Kediri akan Memacu Munculnya Industri-industri Baru

Sebagian Warga Minta Tanahnya Dihargai Rp 2,5 Juta/M2 untuk Lahan Bandara Kediri

VIDEO - Inilah Desain dan Lokasi Bandara Kediri, Kapasitas Penumpang Lebih Besar dari Bandara Juanda

PT Gudang Garam Tbk siapkan Rp 10 triliun untuk proyek Bandara Kediri, target operasional tahun 2022.
PT Gudang Garam Tbk siapkan Rp 10 triliun untuk proyek Bandara Kediri, target operasional tahun 2022. (suryamalang.com)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved