Malang Raya

Wali Kota Malang, Sutiaji, Berharap Teknik Injeksi Air Bisa Padamkan Api di TPA Supit Urang

Wali Kota Malang Sutiaji berharap, teknik injeksi air dapat memadamkan api di TPA Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun.

Wali Kota Malang, Sutiaji, Berharap Teknik Injeksi Air Bisa Padamkan Api di TPA Supit Urang
edgar
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau langsung kebakaran di TPA Supit Urang, Senin (21/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Wali Kota Malang Sutiaji berharap, teknik injeksi air dapat memadamkan api di TPA Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun.

Hal itu dikatakan oleh Sutiaji usai meninjau langsung kebakaran di TPA Supit Urang bersama Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto dan para pejabat di lingkungan Kota Malang, Senin (21/10/2019).

"Teknik suntikan injeksi ini merupakan inovasi dari teman-teman Damkar Kota Malang. Semoga ini menjadi solusi," ucapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Sutiaji memantau titik-titik api dengan menggunakan baju oranye dan memakai masker.

Dia juga melihat secara langsung kepulan asap yang muncul di atas gunungan sampah

Ia mengatakan, kemarau panjang dan angin yang cenderung kencang berpotensi menyebarkan bara api ke titik lainnya.

"Ini adalah musibah yang harus kita atasi sesegera mungkin. Dan ini tentu menjadi tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Wali Kota Malang Tugaskan Mantan Kepala Damkar untuk Padamkan Bara Api di TPA Supit Urang

Kebakaran di TPA Supit Urang, bagi Sutiaji bukanlah peristiwa yang disengaja.

Namun karena kemarau panjang yang cukup panas sehingga memicu gas metan untuk terbakar.

"Saat ini kami berupaya untuk melakukan injeksi pendinginan ke dalam timbunan sampah agar air bisa masuk sampai ke titik api, hal ini merupakan salah satu inovasi dari Damkar Kota Malang karena memang baru kami yang memilikinya," katanya.

Untuk itu, Pemkot Malang berencana menambah lagi lima pipa injeksi dalam memadamkan api di TPA Supit Urang.

Selain menambah pipa injeksi, Pemkot Malang juga akan menambah hidran dan membangun sumur artesis untuk keperluan yang ada di TPA Supit Urang.

"Keluhan teman-teman Damkar kan tidak adanya hidran. Nanti di tahun depan akan kami anggarkan," ucapnya.

Selanjutnya, Sutiaji menginstruksikan kepada OPD terkait seperti DLH, Satpol PP, BPBD, DPU, Disperkim, Dinsos, dan Dinkes untuk terus berupaya memadamkan api serta menangani masyarakat yang terkena dampak khususnya dari segi kesehatan.

"Seperti korban yang terdampak asap kini sudsh ditangani oleh Puskesmas dan Dinkes Kota Malang. Kemudian kami juga meminta Camat dan Lurah setempat untuk mengkondisikan warga di TPA Supit Urang ini," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved