Peduli Dampak Negatif Gawai pada Anak, Mahasiswa UMM Ikuti Proyek Sosial Di Turki

4 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membawa proyeknya ke Istanbul Youth Summit (IYS) 2020 di Turki pada 27-30 Januari 2020

Peduli Dampak Negatif Gawai pada Anak, Mahasiswa UMM Ikuti Proyek Sosial Di Turki
SURYAMALANG.COM/Humas UMM
Mahasiswa UMM bersama Dr HM Asrorun Ni’am Sholeh MA, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. 

Sedang alasan memilih Tangerang karena kota ini pernah dinobatkan menjadi Kota Layak Anak (KLA) Pratama 2018 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Kampanye yang akan dijalankan bentuknya ada tiga kegiatan.

Bentuk kegiatan pertama adalah Asyik Bermain Bersama (Asmara).

Asmara yaitu kegiatan bermain bersama anak-anak menggunakan permainan tradisional seperti congklak, egrang, kelereng, karetan, gasing dan permainan tradisional lainnya.

Selama kegiatan, juga diiringi lagu-lagu tradisional serta bermain musik tradisional. Juga disediakan buku bacaan anak-anak yang bisa dipinjam.

Bentuk kegiatan kedua yakni Edukasi Orang Tua (Edora).

Edora yaitu kegiatan buat orangtua untuk hadir di kampanye itu.

Sebab orangtua juga perlu diedukasi sehingga bisa mendapat bekal ilmu menghadapi anak milenial.

Juga ada wadah konseling terkait permasalahan pendidikan anak.

Bentuk kegiatan Ketiga, Mari Membuang Sampah (Marimas).

Ini sebagai upaya mendidik menjaga kelestarian lingkungan dengan membuat sampah di tempatnya sehingga membantu pekerjaan petugas kebersihan.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved