Virus Corona di Malang

Pemkab Malang Akan Gunakan Dana DAK Untuk Penanganan Covid-19, Masih Evaluasi Pola Pengalihannya

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Wahyu Hidayat menerangkan, jumlah DAK yang didapat Pemkab Malang tahun ini Rp 30 M

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang masih melakukan evaluasi terkait pengalihan dana alokasi khusus (DAK) untuk penanganan virus corona di wilayahnya.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Wahyu Hidayat menerangkan, jumlah DAK yang didapat Pemkab Malang tahun ini mencapai Rp 30 miliar.

"Masih dilakukan evaluasi perihal kegiatan DAK yang akan dialihkan," terang Wahyu Hidayat ketika dikonfirmasi, Kamis (2/4/2020).

Sambil Teteskan Air Mata, Sutiaji Ungkap Kondisi Tenaga Medis RS Rujukan Virus Corona di Kota Malang

Pemkot Batu Siapkan Tempat Karantina, Pendatang yang Masuk ke Kota Batu Wajib Karantina 14 Hari

Para Santri Mulai Eksodus ke Luar Kabupaten Malang

Penggunaan DAK pada tahun 2020 akan diproyeksikan pada kegiatan pembangunan sanitasi, air bersih, bedah rumah, pipanisasi dan infrastruktur lainnya.

Wahyu menjelaskan, rencana tersebut kini masih pada tahap perencanaan dan belum dilakukan realisasi pembangunannya.

"Program kami mayoritas untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Progres terkini masih perencanaan yang dikerjakan," jelas Wahyu.

Mantan Camat Tajinan itu menambahkan, pihaknya terus menunggu instruksi dari Kementrian Keuangan terkait teknis pengalihan dana tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto menuturkan rencana pembangunan infrastruktur yang disusun melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang, masih belum ada dana yang dialihkan untuk penanganan virus corona di wilayahnya.

Tomie menambahkan, persiapan perencanaan anggaran untuk program kerja dalam kurun waktu 4 bulan ke depan akan dibahas.

Pemkab Malang sejauh ini memanfaatkan alokasi dana kedaruratan bencana senilai Rp 6 miliar untuk menanggulangi wabah Covid-19.

"Kami masih mencoba memaksimalkan dari perjalanan dinas bila diperlukan untuk penanganan Covid-19. Sebisa mungkin kami upayakan agar tidak mengganggu rencana pembangunan infrastruktur," kata Tomie

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved