Virus Corona di Jatim

Ada 21 Klaster Penularan Corona di Jatim, Di Malang Sumbernya Dari Peserta Seminar di Yogyakarta

Ada sebanyak 21 klaster penularan corona di Jawa Timur, termasuk dua titik klaster terbaru yaitu Pasar Pusat Grosir Surabaya (PGS) dan Pasar Kapasan

SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jawa Timur dr Kohar Hari Santoso 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Warga Jawa Timur (Jatim) juga masyarakat dari wilayah lain yang sempat berada di Jatim perlu mengetahui adanya klaster atau tempat atau kegiatan yang jadi pusat penularan virus corona atau covid-19 di Jatim selama ini.

Berdasarkan pemetaan hasil tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jawa Timur, tercatat ada 21 klaster Penularan Corona di Jatim.

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jawa Timur Kohar Hari Santoso mengatakan bahwa saat ini telah dipetakan kluster penularan corona di Jatim.

Pasar Kapasan & PGS Surabaya Ditutup Karena Corona, Tim Tracing Covid-19 Minta Warga Beri Informasi

Banyak Jalan di Kota Malang Ditutup untuk Dukung Physical Distancing, Angka Kecelakaan Turun

Nia Ramadhani Sudah Pantas Jadi Mantu Konglomerat, Istri Ardi Bakrie Habiskan Puluhan Juta Perhari

Total dari data yang ia kantongi, ada sebanyak 21 klaster penularan corona di Jawa Timur, termasuk dua titik klaster terbaru yaitu Pasar Pusat Grosir Surabaya (PGS) dan Pasar Kapasan Surabaya.

“Kami sudah mengembangakan tracing di beberapa klaster di Surabaya. Karena di Surabaya ini ada beberapa episentrum. Termasuk di pasar. Jadi kalau ditanya apakah masuk klaster ya, termasuk,” kata Kohar, Minggu (5/4/2020).

Dari dua pasar tersebut diketahui ada total lima pasien positif Covid-19, empat di antaranya berasal dari PGS dan satu sisanya dari Pasar Kapasan.

Karena sudah masuk dalam klaster penularan baru mengingat sudah ada yang dinyatakan positif covid-19, Kohar meminta pada masyarakat untuk membantu menyampaikan secara terbuka siapa saja yang mungkin memiliki kontak dengan orang tersebut sehingga bisa dilakukan tracing.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan melakukan isolasi kawasan di klaster tersebut agar tidak menambah penyebaran.

Selain pasar, yang juga masuk dalam klaster penularan corona di Jatim adalah klaster pelatihan calon petugas haji di Sukolilo.

Di klaster tersebut sudah ada sebanyak 18 yang dinyatakan positif covid-19.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved