Viral Daging Babi Disulap Jadi Daging Sapi, 1 Tahun Diedarkan di Pasar, Begini Cara Membedakannya
Viral daging babi disulap jadi daging sapi, 1 Tahun diedarkan di pasar, begini cara membedakannya
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Setelah dilakukan pengembangan kasus, didapati dua pengecer berinisial AR dan AS yang menjual daging ke masyarakat umum.
Dari dua pengecer tersebut ditemukan daging babi sekitar 100 kg.

Menurut informasi yang terangkum, pelaku pengepul daging babi yang berlokasi di Banjaran, Kabupaten Bandung ini bukanlah warga setempat.
Kedua pengepul adalah warga yang mengontrak di daerah tersebut.
Rumah kontrakan tersebut dijadikan tempat untuk menyimpan ratusan kilogram daging babi.
Sudah setahun, pasokan daging babi berasal dari luar kota
Hendra menuturkan jika para pengepul daging babi ini mendapatkan pasokan dari luar kota.
P dan T mengaku mendapat daging babi dari Kota Solo, Jawa Tengah dengan harga Rp 45 ribu per kilogram.
Pelaku telah menjual daging babi berkedok sapi selama sekitar satu tahun.
Menurut penuturan Hendra, P dan T menjual kepada pengecer seharga Rp 60.000 per kg, sedangkan pengecer menjual ke pasaran dengan harga Rp 75.000 - Rp 90.000 per kg.
Daging babi yang berkedok sapi itu telah dijual pelaku di tiga pasar di sekitaran Kabupaten Bandung.
Hendra mengatakan bila pelaku telah menjual di Pasar Baleendah, Banjaran dan Majalaya.
Dalam satu tahun, para oknum nakal ini telah menjual daging babi sekitar 63 ton yakni sekitar 600 kilogram per minggu.
Seperti yang diketahui, daging sapi dan babi memiliki warna yang berbeda.