Viral Daging Babi Disulap Jadi Daging Sapi, 1 Tahun Diedarkan di Pasar, Begini Cara Membedakannya
Viral daging babi disulap jadi daging sapi, 1 Tahun diedarkan di pasar, begini cara membedakannya
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Demi mengelabuhi para pembeli, para pelaku menggunakan boraks untuk mengubah warna daging babi agar menyerupai daging sapi.
"Sehingga warnanya lebih merah menyerupai daging sapi. Sebab perbedaan daging sapi dan babi, daging babi warnanya lebih pucat," katanya.

Diduga daging babi yang berkedok sapi ini telah dikonsumsi rumah tangga maupun penjual bakso di tiga kecamatan tersebut.
Dari kasus tersebut, pelaku tidak memperdagangkan barang atau jasa seusai dengan standar yang dipersyaratkan undang-undang.
Menurut Kapolresta Bandung, Hendra Kurniawan, pelaku terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun penjara.
"Sebagaimana dalam pasal 91A, Jo pasal 58 ayat (6) UURI no. 41 tahun 2014, tentang peternakan dan kesehatan hewan, dan atau Pasal 62 ayat (1) jo dan Pasal 8 ayat (1) UURI no 8 th 1999 tentang Perlindungan Konsumen," kata dia.
Kendati demikian, kasus ini masih dalam pengembangan, diduga ada beberapa pelaku lain.
Selain itu, Kapolresta Bandung mengimbau masyarakat agar tidak resah akan kejadian itu.
Dirinya juga berharap agar masyarakat lebih waspada apabila ada penjual daging sapi yang menjual dengan harga dibawah harga pasaran.
Cara membedakan daging sapi dan daging babi
Agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan tak tertipu penjual nakal, simak cara membedakan daging babi dengan daging sapi dikutip dari TribunStyle.com artikel 'Daging Babi Menjadi Daging Sapi, Simak Cara Membedakannya'
1. Warna

Warna daging babi lebih pucat dari daging sapi, mirip daging ayam.
Jika daging babi dioplos, warna merahnya akan luntur.
Sementara daging sapi memiliki warna yang lebih cerah dan segar, serta tidak berubah saat dicuci dengan air.