Breaking News:

KPU Rancang Regulasi Pilkada Serentak 2020 Tanpa Kampanye Akbar di Masa Pandemi Covid-19

Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam menjelaskan, dalam kondisi bencana non-alam, Covid-19, KPU tengah merancang beberapa alternatif bentuk kampanye

sri wahyunik
ILUSTRASI - Penampilan kuda lumping dalam kampanye terbuka Paslon Menawan di Kota Malang, di Pilkada Kota Malang, Minggu (6/5/2018) . 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini tengah merancang regulasi pelaksanaan kampanye tanpa rapat akbar.

Hal ini sebagai antisipasi penyebaran covid-19 sekaligus penerapan era new-normal.

"Sepertinya, memang tidak ada kampanye akbar," kata Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Anam menjelaskan bahwa dalam kondisi bencana non-alam, Covid-19, KPU tengah merancang beberapa alternatif bentuk kampanye.

Regulasi ini nantinya akan diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Pemilihan dalam kondisi bencana non-alam.

Nantinya, kampanye yang dilaksanakan oleh KPU, Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye dapat dilaksanakan dengan beberapa metode.

Di antaranya, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, hingga debat publik/debat terbuka antar Pasangan Calon.

Pertemuan terbatas nantinya dilaksanakan paling banyak tiga kali selama masa kampanye oleh setiap Pasangan Calon dan Tim kampanye.

"Pertemuan terbatas tetap dengan protokol covid-19," terangnya.

Kemudian, sosialisasi juga akan dilakukan melalui penyebaran Bahan Kampanye kepada umum serta pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved