Virus Corona di Malang
Santri dan Ustadz di Ponpes Al Hikam Kota Malang Jalani Rapid Test Covid-19
Sekitar 100 santri dan keluarga para pengajar diambil sample darahnya untuk diuji cepat untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Santri dan pengajar di Pondok Pesantren Al Hikam, Kota Malang mengikuti rapid test massal untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Sekitar 100 santri dan keluarga para pengajar diambil sample darahnya untuk diuji cepat.
“Kami tentu sangat bergembira dan lega mendapat bantuan rapid test ini,” ucap Pengasuh Ponpes Al Hikam, Muhammad Nafi’, Kamis (18/6/2020).
Dia mengatakan ponpes Al Hikam berencana menggelar kegiatan belajar mengajar kembali pada akhir Juli atau awal bulan Agustus.
Sejumlah protokol kesehatan disiapkan agar tidak ada penularan virus corona di pesantren setempat.
“Sebelum mereka datang mereka kami wajibkan dalam kondisi sehat tidak carrier.Sampai di sini karantina mandiri yang sarananya sudah disiapkan,” jelas dia.
Nafi’ melanjutkan kedatangan santri yang berasal dari luar Kota Malang juga akan dibagi secara bergilir.
Santri dari zona merah, misalnya, tidak diperkenankan kembali ke pesantren dan menunggu situasi normal.
“Nanti datangnya itu kami bikin bergelombang atau zonasi dengan memperhatikan kondisi. Gelombang pertama zona yang masih merah kami tahan dulu, perkuliahan juga masih daring,” kata dia.
Nafi menyebut total santri di Ponpes Al Hikam berjumlah 400 orang.
Namun yang masih tersisa di pondok hanya sekitar 70 orang.
“Yang tersisa sekitar tinggal 100 itu sudah sama keluarga para ustadz,” tutupnya.