Virus Corona di Malang

UPDATE Virus Corona Malang Hari Ini 29 Juni 2020: 466 Pasien Covid & Pengetatan Sosial di Singosari

Berikut update virus corona di Malang Raya hari ini Senin 29 Juni 2020. 466 Pasien Covid & Pengetatan Sosial di Singosari

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
kolase suryamalang.com/Hayu Yudha Prabowo dan shutterstock via kompas.com
Update virus corona di Malang 29 Juni 2020 

Agus menuturkan ritme penambahan atau penurunan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Singosari baru akan tampak pada dua hingga tiga minggu ke depan.

"Karena hasil test swab itu kan menunggu lama," ucap Agus.

Agus menjelaskan, hingga kini pasien terkonfirmasi corona di wilayahnya secara keseluruhan berjumlah 74 orang.

"Rinciannya, pasien sembuh berjumlah 13 orang, dan pasien meninggal berjumlah 12 orang. Sisanya masih dirawat," katanya.

Agus menyebut pengetatan sosial telah membawa dampak positif, terutama mengubah pola kebiasaan masyarakat dalam memakai masker.

"Kedisiplinan sudah meningkat daripada dulu-dulu. Jadi ini pengetatan sosial ada manfaatnya," tegas Agus.

Meski warganya dianggap telah disiplin, Agus mengatakan masyarakat Singosari masih perlu diawasi guna memastikan protokol kesehatan diterapkan.

"Pengawasan tetap terutama pemakaian masker, operasi tiap hari," ucap Agus.

Pihaknya juga akan menggandeng Satpol PP Kabupaten Malang untuk membiasakan masyarakat agar tetap disiplin.

"Operasi penertiban tersebut dilakukan saat pagi hari dibantu oleh Satpol PP di seluruh wilayah (Singosari)," beber Agus.

Seiring dengan berakhirnya pengetatan sosial, akses pintu masuk di beberapa jalan protokol di Singosari dibuka kembali.

Namun, sanksi sosial ternyata baru diterapkan saat pengetatan sosial berakhir masa pemberlakuannya.

"Pemberlakuan sanksi, ya pengambilan ktp lalu sanksi soal. Bagi yang usia muda seperti bersih-bersih menyapu jalan, kalau yang tua kita beru himbauan saja. Sanksi tersebut mulai diberlakukan mulai senin besok," tutur Agus.

3. Wali Kota Malang, Sutiaji Yakin Bisa Tekan Angka Covid-19 dalam Waktu 2 Pekan.

Wali Kota Malang, Sutiaji optimistis bisa mengurangi angka Covid-19 dalam waktu dua pekan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menarget Jawa Timur menekan penularan virus corona dua minggu ke depan.

"Saya yakin bisa," ucap Sutiaji, Minggu (28/6/2020).

Dia mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus bergerilya men-tracing seseorang yang kontak erat dengan pasien positif.

Upaya preventif dan kuratif, lanjut dia, juga terus dikuatkan.

"Mitigasinya dikuatkan, preventif dan kuratifnya kami kuatkan," katanya.

Sutiaji mengklaim penambahan 19 kasus positif per Sabtu (27/6) malam diperoleh dari tes swab yang dilakukan sebelum Presiden Jokowi memberi target ke Jawa Timur.

"Yang kemarin itu hasil swab beberapa hari lalu," tandasnya.

Sampai kini, terdapat 134 pasien positif yang masih menjalani perawatan dan isolasi, 49 sembuh dan 12 orang meningga dunia

(Aminatus Sofya/Erwin Wicaksono/Mohammad Erwin/Ratih Fardiyah/SURYAMALANG.COM)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved