Breaking News:

UTBK SBMPTN 2020

Aturan UTBK SBMPTN di Universitas Negeri Malang, Tidak Ada Syarat Surat Keterangan Sehat Peserta

Beberapa kebijakan UTBK UM saat pelaksanakan UTBK. Yaitu tidak mensyaratkan peserta membawa hasil rapid test untuk mengikuti UTBK di UM dan mitra

SURYAMALANG.COM/HUMAS UM
Salah satu ruang di lokasi ujian UTBK-SBMPTN di Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (3/7/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dua Pusat UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yaitu Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB) tidak mensyaratkan peserta membawa surat keterangan sehat atau membawa hasil rapid test untuk menjalani ujian.

Namun peserta wajib memastikan secara mandiri bahwa peserta sehat secara jasmani untuk ikut UTBK.

Hak itu disampaikan oleh Dr M Yunus, Ketua Panitia SBMPTN UM pada suryamalang.com, Jumat (3/7/2020).

"Kami tidak mensyaratkan," jelas Yunus.

Ia menyebut beberapa kebijakan UTBK UM saat pelaksanakan UTBK. Yaitu tidak mensyaratkan peserta membawa hasil rapid test untuk mengikuti UTBK di UM dan perguruan tinggi mitra.

UM memiliki tiga mitra yaitu UMM, Unisma dan Unmer Malang.

Pusat UTBK UM tidak mensyaratkan peserta membawa surat keterangan sehat untuk mengikuti UTBK di UM dan mitra perguruan tinggi, tambahnya.

Karena itu, setiap peserta wajib memastikan secara mandiri bahwa peserta sehat secara jasmani dan siap mengikuti UTBK dengan secara disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sedang soal peserta UTBK, dikatakan Yunus tidak hanya dari Malang Raya, tapi juga daerah lainnya di mana jumlah pendaftarnya 12.414 orang.

"Sepengetahuan kami, Malang tidak kembali menerapkan PSBB. Sehingga peserta dari luar Malang tetap dapat mengikuti UTBK di UM dan perguruan tinggi mitra sesuai jadwal dan daftar peserta UTBK yg ditetapkan LTMPT," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved