Breaking News:

Advertorial

Dindikbud Kota Malang Kucurkan Dana Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta

Dindikbud Kota Malang mengucurkan dana operasional bantuan penyelenggaraan pendidikan diniyah dan guru swasta

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
hayu yudha prabowo/suryamalang.com
Kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang tentang penggunaan dana operasional bantuan penyelenggaraan pendidikan diniyah dan guru swasta di aula SMKN 2 Kota Malang, Selasa (4/8/2020) bersama Wali Kota Malang Sutiaji. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Malang mengucurkan dana operasional bantuan penyelenggaraan pendidikan diniyah dan guru swasta (BPPDGS) di aula SMKN 2 Kota Malang, Selasa (4/8/2020). Dalam laporannya, Sekretaris Dindik Kota Malang, Totok Kasianto, menyampaikan jumlah sebesar Rp 2.493.933.000.

"Ini untuk 945 siswa dan 1202 guru," jelas Totok.

Tahap kedua akan dicairkan segera dalam jumlah yang sama. Dana ini ternyata berbagi dengan APBD Jatim, di mana 50 persen dari Pemprov Jatim dan 50 persen dari APBD Kota Malang, sehingga masing-masing pemerintah menyiapkan Rp 2,5 miliar dan total ada Rp 5 miliar.

Menurut Wali Kota Malang, Sutiaji, tidak semua daerah memanfaatkan dana yang disiapkan provinsi.

Hal ini karena tidak semua pemerintah daerah tidak menyiapkan dana tambahan/sharing.

"Kalau dari Pemkot Malang mau menginisiasi karena itu kami juga menyediakan dana separuhnya. Sayang jika tidak dimanfaatkan," kata Sutiaji.

Ke depan, ia usul agar Pemprov Jatim menaikkan anggarannya dan Pemkot Malang juga akan menaikkan dana sharing-nya.

Tujuannya agar apa yang didapat dari masyarakat berupa pendapatan asli daerah bisa dikembalikan ke masyarakat.

Untuk bantuan per guru swasta mendapatkan Rp 300.000 per bulan dan kena potong pajak.

Ini akan dibagikan selama enam bulan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved