Berita Malang Hari Ini
Wacana Penambahan Subsidi Pulsa Bagi ASN Vs Kecemburuan Sosial, Begini Pendapat Dosen UMM
Saat ini, tantangan negara adalah bagaimana negara bijak untuk menata keuangan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Humas UMM
Dosen UMM, M Kamil MA, Pakar Tata Kelola Keuangan Pemerintah Fisip UMM.
Sedang pakar komunikasi politik dari Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMM, Zen Amirudin M Med Kom juga memandang wacana pemberian subsidi pulsa Rp 200.000 itu rawan menimbulkan kecemburuan sosial.
“Dalam perspektif komunikasi politik, komunikator dalam hal ini pemerintah perlu mengedepankan empati sosial," kata dia dalam rilis humas UMM.
Sebab masyarakat menengah ke bawah sekarang benar-benar merasakan dampak dari pandemi covid-19.
Jangan malah justru membuat kebijakan yang rawan blunder.
Namun jika kebijakan ini disetujui oleh menteri, lanjutnya, maka konsekuensinya adalah seluruh ASN harus memacu kinerja dan produktivitas kinerja.
Tujuannya untuk mendukung prinsip flexible working space yang diterapkan pemerintah selama pandemi.
Berita Terkait