Breaking News:

Berita Bojonegoro Hari Ini

Siswi SMP Merasakan Sakit pada Kemaluannya, Bingung dengan Jejak Sperma Seusai Ditiduri Kakek Jomblo

Siswi SMP Merasakan Sakit pada Kemaluannya, Bingung dengan Jejak Sperma Seusai Ditiduri Kakek Jomblo

Instagram
ILUSTRASI 

Selanjutnya penyidik Polres Kediri Kota melakukan penyidikan dan pemeriksaan lanjutan serta menetapkan WA sebagai tersangka.

Sedangkan motif dari perbuatan tersebut tersangka hanya ingin mendapatkan kenikmatan.

"Pengakuan tersangka melakukan perbuatan cabul untuk kenikmatan saja," ungkapnya.

Untuk korban mendapatkan pendampingan psikiater sehingga dapat melanjutkan pendidikan dan tidak mengalami trauma.

"Kami menjaga agar korban tetap dapat melakukan kegiatan belajar," jelasnya.

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 82 ayat 2 UU RI No 35/2014 tentang perubahan UU RI No 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 20 tahun penjara.

Petugas telah mengamankan barang bukti baju dan pakaian dalam milik korban. (Didik Mashudi)

Ilustrasi
Ilustrasi (KOLASE SURYAMALANG.COM)

2 Siswi SMP Masuk Perangkap 7 Pria yang Sedang Mabuk

Tujuh remaja laki-laki yang sedang mabuk memperkosa dua Siswi SMP secara brutal di Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.

Dua gadis SMP ini berinisial FA dan AN.

Mereka diperkosa secara bergiliran oleh tujuh pemabuk.

Ketujuh pelaku yakni berinisial AM, SN, AN, ML dan SR.

Sedangkan dua pelaku lainnya masih buronan alias DPO, yakni UC dan RW.

"Pelaku semua ini dalam kondisi mabuk, kemudian dia merasa tertarik dengan dua korban yang masih umur 14 tahun untuk diperkosa bersama-sama," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada wartawan. Jumat (25/9/2020).

Mariyono menjelaskan, peristiwa pemerkosaan terhadap anak di bawah umur itu terjadi pada tanggal 21 Agustus 2020 pada pukul 18.00 WIB.

Saat itu, kedua korban dalam perjalanan pulang sehabis membeli makanan kucing.

Kemudian bertemu ketujuh tersangka tersebut dalam kondisi mabuk.

"Mereka (pelaku) sedang minum-minum, kemudian mereka menawarkan untuk mengantar pulang kedua korban ke rumah," ujar Mariyono.

Namun, bukannya diantarkan ke rumahnya, kedua korban justru dibawa oleh pelaku ke sebuah kebun yang jauh dari pemukiman warga.

"Di kebun itu korban diperkosa oleh para pelaku secara bergiliran, ada yang pegangin tangannya kakinya, ada juga yang bukain celana sama bajunya," ungkap Mariyono.

Puas menyalurkan hasrat, para pelaku kabur dan meninggalkan kedua korban di tengah perkebunan.

"Korban itu usai diperkosa jalan sekitar 10 kilometer untuk meminta bantuan kepada warga," kata Kapolres.

Kemudian kedua korban menceritakan peristiwa tersebut ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Serang guna mempertangungjawabkan perbuatannya.

"Kemarin berhasil kita identifikasi dan berhasil menangkap lima pelaku di rumahnya masing-masing," katanya.

Kelima pelaku dikenakan pasal 81 ayat 1 dan 2 jo pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Kompas.com)

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved