Breaking News:

Berita Gresik Hari Ini

Anggota KPK dan Penyidik Polda Jatim Gadungan Diringkus, Janjikan Dana Hibah Rp 350 juta untuk MI

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim dan kadang mengaku sebagai anggota KPK gadungan itu diketahui bernama Vicky Andreanto.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Tersangka Vicky Andreanto yang mengaku sebagai penyidik gadungan (kiri) bersama Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto (kanan) di Mapolres Gresik, Senin (19/10/2020). 

Penulis : Willy Abraham , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim dan anggota KPK gadungan di Gresik berhasil dibekuk polisi.

Pria yang mengaku sebagai Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim dan kadang mengaku sebagai anggota KPK itu diketahui bernama Vicky Andreanto.

Pria berusia 43 tahun ini berasal dari Dusun Selat Barat, Lombok Barat, Mataram.

Petugas menciduknya saat makan soto di kawasan Perum Permata Suci (PPS), Kecamatan Manyar.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan tersangka ini dalam beraksi menggunakan atribut mirip anggota polisi. Seperti pin, masker berlogo Tipikor, pistol mainan dan borgol agar korbannya percaya.

Tersangka mendatangi korban bernama Khoirul Anam warga Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik.

Tersangka mengaku sebagai penyidik Tipikor Polda Jatim juga anggota KPK.

Dia mengaku mendapat perintah dari Pemerintah Pusat memberikan program bantuan di sekolah MI (Madrasah Ibtidaiyah) berupa dana hibah nasional. Anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 350 juta.

Jika korban bersedia menerima bantuan itu, maka pihak sekolah harus mengeluarkan uang sebesar Rp 5,7 juta untuk mengurus pajak pencairan dana hibah itu.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved