Nasib Gadis SMP yang Putuskan Menikah Karena Tak Punya HP untuk Sekolah Online, Harus Bayar Denda

Kisah pernikahan gadis SMP yang menikah dengan remaja 17 tahun karena tak punya HP untuk sekolah online itu sontak menjadi viral di Facebook.

Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
Tribunnews
Ilustrasi pernikahan dini 

Kenal setahun

EB mengemukakan, dirinya mengenal UD sejak satu tahun yang lalu dari temannya.

Meski diketahui UD putus sekolah, EB mengenal UD sebagai pribadi yang gigih bekerja.

Hal tersebut membuatnya yakin, UD bisa memberikan kehidupan yang lebih baik.

ILUSTRASI Siswi SMP
ILUSTRASI Siswi SMP (Shutterstock)

Sebab, EB sendiri telah lama hidup seadanya bersama sang nenek yang bernama Salmah (80).

Ibu EB bercerai dan menikah lagi. Sedangkan ayahnya menjadi TKI di Malaysia.

Dilamar, kondisi bingung

Saat dilamar oleh UD, EB dalam kondisi serba bingung.

"Saya bingung mau ngapain lagi, tidak sekolah sudah empat bulan, saya tidak punya handphone, tak bisa ikuti belajar daring. Ketika UD datang bersama keluarganya meminta saya ke nenek, saya mau diajak menikah," tutur EB.

Saat itu ia menyadari bahwa dirinya masih bersekolah. Namun ia mengaku, ia bukan anak yang berprestasi di sekolah.

"Saya ini pemalas, sering ndak masuk sekolah sebelum Covid-19. Sulit belajar karena hanya tinggal dengan nenek saja, tapi saya mau sekolah lagi," kata EB.

"Saya memang bersedia menikah ketika UD dan keluarganya datang meminta saya pada nenek. Saya tahu saya masih sekolah, tapi ini saya mau," lanjut dia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved