Trauma Balita yang Dianiaya Paman dan Bibi Saat Orang Tua Dipenjara, Selalu Ucap 'Minta Maaf Om'

Kisah balita dianiaya paman dan bibinya saat orang tuanya di penjara. Siapa sangka bocah ini alami trauma hingga sering ucap kata maaf.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Fure /Shutterstock/Surya/Firman Rachmanudin
Ilustrasi - Penganiayaan Blita 

Karena tak bisa mengontrol emosi, kata Edy, pelaku mengambil sebuah kapak di bawah meja sambil mengancam akan memotong kaki sang anak kalau keluar rumah. Namun, pelaku dilerai oleh istrinya.

"Istrinya memegang tangan suaminya.

Setelah itu, ibunya membawa korban pergi dan meninggalkan korban di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras," jelas Edy.

Viral di media sosial

Pada Minggu (27/9/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, warga menemukan seorang anak di bawah umur sedang duduk di SPBU pinggir jalan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Selain anak, warga juga menemukan selembar surat. Warga kemudian membawa anak tersebut ke rumah kepala desa setempat.

Karena terdapat luka pada wajah sebelah kiri, anak tersebut dijemput oleh anggota Polsek Pangkalan Kuras.

Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras kemudian membawa anak itu ke puskesmas setempat untuk diperiksa kesehatannya sekaligus visum et repertum.

Berdasarkan keterangan dari sang anak, ia mengaku mendapat perlakuan kekerasan dari ayah kandungnya.

Kejadian ini pun menjadi viral di media sosial. Akun Twitter @cursedwibu mengunggah foto anak dengan wajah terluka dan selembar surat.

Berikut isi suratnya :

Nak, maaf mamak ya

Terpaksa saya tinggal kan kamu di jalan, krn saya tidak sanggup melihat kamu menderita atau tersiksa karna kebandelan mu, setiap hari kamu bikin masalah.

Maafin mama nak.

jaga dirimu baik-baik, ya.

Baca juga: Rekam Jejak Sindikat Penjahat Lintas Kota di Surabaya, Terbongkar dari Kasus Jambret Tas

Baca juga: Gara-gara Ditolak Antar Pulang, Pria Palembang Nekat Aniaya Cewek Pemandu Karaoke, Ini Kronologinya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved