Breaking News:

Pilkada Malang 2020

Saling Klaim Kemenangan Hasil Quick Count Pilkada Malang 2020, Pengamat : Wajar Karena Ada Dasarnya

Ruli Inayah, dosen UMM, selaku pengamat, menilai saling klaim dua kubu Paslon di Pilbup Malang 2020 sebagai hal yang wajar.

Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan
ILUSTRASI - Proses Pilbup Malang 2020 di wilayah Malang Barat berjalan aman, Rabu (9/12/20200) 

Penulis : Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Saling klaim kemenangan dilakukan oleh Paslon nomer 1 dan Paslon nomor 2 di dalam Pilkada Kabupaten Malang.

Kedua kubu memiliki dasar masing-masing yang membuat mereka menyatakan diri sebagai pemenang pemilihan Bupati dan wakil Bupati Malang tahun 2020 meski hasil resmi belum ditetapkan KPU.

Ruli Inayah, dosen UMM, selaku pengamat, menilai saling klaim dua kubu Paslon di Pilbup Malang 2020 sebagai hal yang wajar.

Sebab mereka memiliki dasarnya yaitu dari hitung cepat lembaga yang menyelenggarakan.

Dengan adanya perhitungan cepat, ini sebagai cara memprediksi bagaimana kemenangan paslon.

"Meski nanti ya tetap harus menunggu hasil rekapitulasi dari KPU yang resmi," jelas Nurul pada suryamalang.com, Kamis (10/12/2020).

Dikatakan, lembaga survei yang melakukan hitung cepat juga bukan lembaga abal-abal dan sudah berpengalaman.

Versi LSI, Paslon 1 lebih unggul dibanding Paslon 2 dan 3.

Sedang versi hitung cepat lain, oleh Saiful Mujami Research didapati hasil Paslon dua meraih kemenangan tipis atas Paslon 1.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved