Pilkada Malang 2020

Milenial Utas Ikut Hitung Pilkada Malang 2020, Ini Hasilnya

Milenial Utas juga turut menggelar perhitungan suara pada Pilkada Malang 2020.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Milenial Utas turut menggelar perhitungan suara pada Pilkada Malang 2020. Organisasi yang diketuai oleh Zulham Mubarok ini menyatakan jika validitas hasil rekapitulasi suara yang dilakukannya bisa dipertanggung jawabkan. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Milenial Utas turut menggelar perhitungan suara pada Pilkada Malang 2020.

Organisasi yang diketuai oleh Zulham Mubarok ini menyatakan jika validitas hasil rekapitulasi suara yang dilakukannya bisa dipertanggung jawabkan.

"Data kami berbasis digital. Hasilnya, yang unggul adalah paslon Sandi (Sanusi-Didik). Kami melakukan perhitungan secara digital dan manual. Kami kumpulkan gambar foto C1 Pleno, kemudian form C1. Alhasil, bukti produk digital ini sulit terbantahkan," ujar Zulham ketika paparkan hasil rekapitulasi di Pos Kopi Kepanjen pada Jumat (11/12/2020).

Zulham memaparkan, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Muhammad Sanusi dan Didik Gatot Subroto alias Sandi meraih 45,58 persen atau 530.744 suara.

Berikutnya, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono atau Ladub meraup 42,1 persen atau 490.562 suara.

Terakhir, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 3, Heri Cahyono-Gunadi Handoko meraih 12,29 persen atau 143.058 suara.

Real count ini didapat dari 4.974 TPS di Kabupaten Malang.

Zulham menganalisa masyarakat Kabupaten Malang rawan terhasut disinformasi, sehingga dirinya bersama Milenial Utas menginformasikan hasil real count agar masyarakat tidak terjebak disinformasi. 

Zulham ingin Kabupaten Malang tetap kondusif.

"Pilkada Malang 2020 telah selesai. Ini saatnya seluruh pasangan calon bersatu untuk Kabupaten Malang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat," jelas Zulham.

Meski gelar rekapitulasi secara mandiri, Zulham menegaskan Milenial Utas tetap menghormati rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan KPU Kabupaten Malang.

"Kami juga menunggu hasil akhir. Ini hanya buat acuan masyarakat, agar informasi tidak simpang siur. Terutama dari media sosial. Kami menghormati rekapitulasi di KPU," tegas Zulham.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved