Penanganan Covid

Update Zona Merah Jatim Jumat 11 Desember 2020: Sampang Zona Oranye, Jember Merah, Zona Kuning Nihil

Berikut update zona merah Jatim Jumat 11 Desember 2020: Jember zona merah, Sampang zona oranye, zona kuning nihil

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase instagram @chikajessica88/infocovid19.jatimprov.go.id
Artis Chika Jessica kolase peta zona merah Jatim Covid-19 

Penulis: Sarah, Editor: Adrianus Adhi

SURAMALANG.COM, MALANG - Berikut update zona merah Jatim (Jawa Timur) Jumat 11 Desember 2020.

Dari update zona merah di Jawa Timur, saat ini Jember dan Kota Blitar masuk daerah zona merah Covid-19

Kemudian Sampang dan Magetan masuk zona oranye lalu zona kuning daerah resiko rendah penularan Covid-19 nihil. 

Penetapan zona tersebut sesuai penentuan dari BNPB dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

Berikut rincian update zona merah Covid-19 di Jawa Timur yang dihimpun SURYAMALANG.COM dari infocovid19.jatimprov.go.id:

1. Kabupaten Jember 

2. Kota Blitar

3. Kota Probolinggo

Baca juga: Ikhtiar Forum CSR Kota Malang Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Beri Dukungan di Masa Pandemi Covid-19

Baca juga: Pemkot Malang Bakal Ubah Perda Ketertiban Umum dan Lingkungan dengan Alasan Wujudkan Ketentraman

  • Daftar zona oranye (daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19)

1. Kota Surabaya

2. Kota Mojokerto

3. Kabupaten Blitar

4. Kota Pasuruan

5. Kabupaten Banyuwangi

6. Kabupaten Malang 

7. Kabupaten Sidoarjo

8. Kabupaten Mojokerto

9. Kabupaten Sampang 

10. Kabupaten Probolinggo

11. Kota Malang

12. Kabupaten Gresik

13. Kabupaten Ponorogo

14. Kabupaten Pacitan 

15. Kabupaten Kediri 

16. Kabupaten Magetan

17. Kabupaten Nganjuk

18. Kabupaten Tuban

19. Kabupaten Trenggalek

20. Kota Kediri  

21. Kabupaten Sumenep

22. Kota Madiun 

23. Kabupaten Lumajang 

24. Kabupaten Tulungagung 

25. Kabupaten Bondowoso

26. Kabupaten Pamekasan 

27. Kabupaten Lamongan

28. Kabupaten Ngawi

29. Kabupaten Bojonegoro 

30. Kabupaten Bangkalan 

31. Kabupaten Madiun

32. Kabupaten Pasuruan

33. Kabupaten Situbondo 

34. Kabupaten Jombang 

35. Kota Batu 

- Nihil

Baca juga: Gunung Piramid Akan Dikelola Operator Profesional, Jalur Berbahaya dan Perlu Peralatan Khusus

Baca juga: Pemkot Batu Perketat Aturan Penyertaan Hasil Rapid Test Covid-19 Bagi Wisatawan Luar Kota

  • Daftar zona hijau (daerah tidak terdampak Covid-19)

- Nihil

 

Dinas Pendidikan Jatim Berencana Tunda Sekolah Tatap Muka, Mayoritas Daerah Zona Oranye

Suasana kelas di SMAN 9 Kota Malang yang ikut ujicoba tatap muka tahap pertama, Selasa (3/11/2020). Guru berada di kelas sebelah bersama siswa lainnya. Siswa di kelas sebelahnya dikoneksikan dengan LCD.
Suasana kelas di SMAN 9 Kota Malang yang ikut ujicoba tatap muka tahap pertama, Selasa (3/11/2020). Guru berada di kelas sebelah bersama siswa lainnya. Siswa di kelas sebelahnya dikoneksikan dengan LCD. (SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati)

Dinas Pendidikan Jawa Timur kemungkinan menunda pelaksanaan sekolah tatap muka.

Hal ini lantaran meningkatnya kasus Covid-19 saat ini di sejumlah daerah. 

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi  mengungkapkan  pelaksanaan sekolah tatap muka bukan Januari atau Februari, tapi melihat bagaimana kondisi kasus Covid-19 di Jatim. 

"Karena saat ini wilayah di Jatim tidak ada lagi zona kuning, bahkan ada dua wilayah yang zona merah, yakni Jember dan Probolinggo,"ungkapnya pada SURYAMALANG.COM, Kamis (10/12/2020).

Berdasarkan data hingga tanggal 9 Desember 2020, 36 kabupaten/kota di Jatim berstatus zona oranye penyebaran Covid-19

Sementara dua daerah, Jember dan Probolinggo berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

"Yang menjadi pegangan saat pelaksanaan sekolah tatap muka pada Januari adalah kondisi Covid-19 di suatu daerah. Apabila kondisinya belum memungkinkan digelarnya sekolah tatap muka, maka Jatim akan menunda terlebih dahulu," ujarnya.

Baca juga: Kegiatan Kerumunan Saat Tahun Baru Dilarang di Kota Malang, Satpol PP Kota Malang Siapkan Antisipasi

Baca juga: Tingkat Bahaya Gunung Piramid Bondowoso Disandingkan dengan Carstensz Pyramid di Papua

Dengan kembali tingginya kasus Covid-19, mantan Kepala Dinas Perhubungan Jatim tersebut akan memperketat protokol kesehatan saat uji coba sekolah tatap muka di SMA/SMK.

"Saat ini kami laksanakan uji coba sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat termasuk jaga jarak. Kelas yang seharusnya bisa diisi 36 orang siswa, saat ini hanya diisi 18 sampai 19 siswa saja," katanya.

Meski kemungkinan menunda sekolah tatap muka jika kasus Covid-19 masih tinggi, Wahid menegaskan SMA/SMK di Jatim siap menggelar sekolah tatap muka pada bulan Januari.

"Jatim insyaallah sudah siap melakukan sekolah tatap muka. Artinya sarana dan prasarana menggelar sekolah tatap muka di sekolah negeri swasta sudah siap, SOP sudah siap. Termasuk koordinasi dengan Puskemas, rumah sakit terdekat sudah dilakukan. Namun pelaksanaannya tetap menunggu kondisi Covid-19," ujarnya.

Sebelumnya sudah ada sebanyak 1.080 sekolah jenjang SMA/SMK/SLB dari total 4.089 lembaga yang dibuka untuk menjalani tahap uji coba sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Catatan Redaksi: Bersama kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak)

(Sulvi Sofiana/SURYAMALANG.COM)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved