Berita Malang Hari Ini

Penyebar Hoaks Malang Zona Hitam Diburu Polisi, Identitasnya Sudah Terungkap yang Benar Zona Oranye

Penyebar hoaks Malang Zona Hitam diburu polisi, identitasnya sudah terungkap yang benar zona oranye, berikut data terbaru kasus positif Covid-19

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase IST/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata dan hoax Malang zona hitam 

Sehingga tak sedikit masyarakat yang ikut membagikan pesan tersebut.

Leonardus Simarmata menegaskan kembali, bahwa informasi tersebut adalah tidak benar.

"Sudah ratusan orang telah menanyakan ke saya terkait pesan informasi itu dan saya jelaskan bahwa kabar itu adalah tidak benar atau hoaks.

Yang pasti tidak ada cerita tentang zona hitam lalu warga luar Malang masuk ke Kota Malang akan dikarantina selama 14 hari, itu adalah hoaks," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Senin (14/12/2020).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata tegaskan akan menangkap penyebar hoaks, Senin (14/12/2020).
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata tegaskan akan menangkap penyebar hoaks, Senin (14/12/2020). (Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan)

Leonardus menjelaskan pihaknya akan mengerahkan anggota Satreskrim untuk menyelidiki dan mencari pelaku pembuat dan penyebar hoaks tersebut.

"Saya akan proses orang tersebut. Untuk Reskrim, cari siapa orang yang menyebarkan itu," tegasnya.

Mantan Wakapolrestabes Surabaya tersebut juga mengungkapkan pihaknya sudah mengantongi identitas dari pembuat dan penyebar hoaks tersebut

"Saya sudah tahu (identitas pelakunya). Dan pasti akan saya proses," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Leonardus Simarmata meminta kepada masyarakat untuk bijaksana dalam bermedia sosial.

"Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan termakan oleh isu isu yang tidak benar atau hoaks," tandasnya.

  • Respon Warga 

Seorang warga Kota Malang, Gumilang mengaku mendapatkan informasi tersebut pada Minggu (13/12/2020) pagi.

"Tahu tahu dapat kiriman pesan itu dari grup saudara dan teman. Pas saya baca, kok pesannya cukup mengerikan," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM.

Gumilang mengaku tak tahu apakah informasi itu benar atau tidak karena teman dan anggota keluarganya yang lain juga mendapatkan pesan yang sama.

"Enggak tahu benar atau tidak informasinya. Namun kalau melihat perkembangan Covid-19 di Kota Malang, bisa saja informasi itu benar," jujurnya.

Baca juga: Pemenangan Sandi Yakini Hasil Hitung Cepat Pilkada Malang 2020 Tak Berubah Hingga Penetapan

Baca juga: Seorang Satpam Kampus di Kota Malang Ditemukan Meninggal di Pos Saat Jaga Malam, Sempat Ada Keluhan

Satgas Covid-19 Kota Blitar menjemput pasien positif Covid-19 untuk dibawa ke rumah isolasi, Senin (14/12/2020).
Satgas Covid-19 Kota Blitar menjemput pasien positif Covid-19 untuk dibawa ke rumah isolasi, Senin (14/12/2020). ()

SURYAMALANG.COM kemudian langsung mengklarifikasi hal itu kepada Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved