Terdengar Suara Aneh Saat Ular Piton Raksasa Ini Mau Dievakuasi, Perhatikan Mulai Detik Pertama

Terdengar Suara Aneh Saat Ular Piton Raksasa Ini Mau Dievakuasi, Perhatikan Mulai Detik Pertama Video Viral di Twitter

Editor: Adrianus Adhi
Twitter
Ular sanca yang dievakuasi dari rumah warga, terdengar suara aneh saat ular itu ditarik petugas. 

Kejadian tersebut berlaku di Balakong, Selangor

Dilansir dari situs Oh Bulan, pemilik rumah mengatakan ular tersebut sudah lama ‘menginap’ di bagian atap rumah.

Berikut foto-foto ular tersebut setelah dievakuasi:

Ular Sanca saat ditemukan di rumah warga
Ular Sanca saat ditemukan di rumah warga ()

Baca juga: Fakta Bon Utang Nikita Mirzani di Warung Kelontong Terkuak, Benarkah Selama Ini Nyai Belum Bayar?

Baca juga: Demi Bayar Kuliah, Wanita Ini Rela Video Call Telanjang dan Turunkan Tarif Rp 200 Ribu, Ini Faktanya

2. 

Ular sanca yang sudah dievakuasi oleh petugas
Ular sanca yang sudah dievakuasi oleh petugas (Twitter/Tya Nadia)

Tentang Ular Sanca

Untuk diketahui, ular yang berukuran besar itu adalah ular Sanca atau yang biasa disebut Ular Piton.

Ular Sanca adalah sebutan umum untuk semua jenis ular pembelit yang diklasifikasikan sebagai familia Pythonidae.

Sanca tersebar luas di daerah beriklim panas dan tropis Afrika, Asia, dan Australia.

Salah satu spesies sanca, yaitu sanca kembang (Malayopython reticulatus) merupakan ular terpanjang di dunia.

Ular Sanca Kembang biasa ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia atau malaysia.

Baca juga: Chord Gitar Lagu Natal Merry Christmas Everybody - Noel Gallagher Lengkap dengan Liriknya

Dilansir dari Wikipedia, sebagian besar spesies sanca adalah predator penyergap, yang mana biasanya tidak bergerak dalam posisi menyamarkan diri (kamuflase), dan kemudian menyerang mangsa yang lewat secara tiba-tiba.

Sanca memiliki gigi yang tajam, melengkung ke belakang, empat baris di rahang atas, dua di bawah, untuk menangkap mangsa yang kemudian dibunuh dengan lilitan (constriction);

setelah seekor binatang ditangkap untuk ditahannya, sanca dengan cepat membalutkan sejumlah lilitan di sekelilingnya. Kematian terjadi terutama karena berhentinya detak jantung.

Spesimen yang lebih besar biasanya memakan hewan seukuran kucing rumah, tetapi diketahui menyukai mangsa yang lebih besar;

beberapa spesies sanca besar Asia diketahui mampu menjatuhkan rusa dewasa, dan sanca batu Afrika, diketahui mampu memakan kijang atau antelop.

Pada tahun 2017, diketahui sebuah kasus manusia dimangsa oleh sanca di Sulawesi, Indonesia

Semua mangsa ditelan secara utuh, dan mungkin butuh beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu untuk dicerna sepenuhnya.

(Adrianus Adhi/SURYAMALANG.com)

Lihat Video Terbaru Harian SURYA di sini:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved