Penanganan Covid

Zona Merah Bertambah, Kasus Baru Positif Covid-19 di Jatim Kembali Pecah Rekor, 1.198 orang Sehari

Tambahan kasus baru Covid-19 di Jatim sebanyak 1.198 orang.Dalam 5 hari, tambahan kasus baru warga Jatim terkonfirmasi terpapar covid-19 di atas 800

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul Haq
Vaksinator saat akan melakukan vaksinasi Covid-19 di Gedung Grahadi, Kamis (14/1/2021). Di saat PPKM telah diterapkan dan vaksinasi telah dilakukan, jumlah kasus baru positif Covid-19 di Jatim kembali melonjak dan memecahkan rekor, sebanyak 1.198 orang di hari Jumat (15/1/2021) 

Penulis : Fatimatuz Zahroh , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jumlah kasus baru Positif Covid-19 di Jatim kembali melonjak, bahkan memecahkan rekor di hari ini, Jumat (15/1/2021).

Hari ini tambahan kasus baru Covid-19 di Jatim sebanyak 1.198 orang.

Dalam lima hari ini, tambahan kasus baru warga Jatim terkonfirmasi terpapar covid-19 harian berturut turut adalah 792 orang, 844 orang, 815 orang, dan 981 orang sebelum hari ini. 

"Hari ini tambahannya paling besar, yaitu 1.198 orang. Terbanyak disumbang dari Kabupaten Nganjuk yaitu sebanyak 230 orang terpapar dalam sehari," kata kata Tim Ahli Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril Al Faraby.

Kasus terbanyak kedua disumbang oleh Kabupaten Blitar sebanyak 88 orang, dan Kota Malang sebanyak 79 orang. Selain itu juga Kabupaten Trenggalek sebanyak 57 orang, dan Kota Surabaya sebanyak 54 orang.

Di sisi lain, 5 hari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 11 kabupaten kota di Jatim menghasilkan tren penurunan pada bed occupancy rate (BOR) atau angka keterisian tempat tidur isolasi pasien covid-19.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Jatim hari ini, Jumat (15/1/2021), BOR tempat tidur isolasi pasien covid-19 di Jatim ada di angka 75 persen.

Padahal di awal sebelum PPKM BOR tempat tidur isolasi pasien covid-19 Jatim ada di angka 80 persen.

Sedangkan untuk BOR ICU Covid-19 Jatim dampaknya belum signifikan. Di awal PPKM angkanya adalah 72 persen. Dan hari ini menurun satu persen saja menjadi 71 persen.

"Setelah lima hari ini, jika melihat data update harian, ada tren penurunan sedikit dari isolasi biasa yang 80 persen menjadi 75 persen, ruang rawat ICU dari 72 persen jadi 71 persen per hari ini. Namun memang hasil nyata PPKM idealnya baru terasa 1-2 minggu pasca implementasi," kata Tim Ahli Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril Al Faraby.

Meskipun demikian, angka ini tentunya perlu diwaspadai dan diawasi masih karena standar dari WHO adalah 60 persen.

Sedangkan untuk dampak PPKM terhadap penambahan kasus terpapar covid-19 Jatim, sejauh ini dikatakan Jibril masih terlalu dini untuk disimpulkan. Sebab datanya masih naik turun.

Sementara itu, per hari ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menambah empat daerah di Jatim yang menerapkan PPKM.

Empat kabupaten baru yang dimasukkan dalam PPKM itu adalah Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk serta Kabupaten Kediri. Sehingga total ada sebanyak 15 daerah di Jatim yang diterapkam PPKM di Jatim.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved