Update Dugaan Kudeta Partai Demokrat Ganti AHY, Munculnya 4 Faksi dan 5 Profil Sosok di Baliknya

Simak update dugaan kudeta Partai Demokrat ganti AHY, munculnya 4 faksi dan 5 profil sosok di baliknya

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase Instagram @agusyudhoyono
Dugaan kudeta partai Demokrat ganti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum 

"Biarkan saja air mengalir, karena semua ini ada mekanisme di dalam partai, dan siapa pun tidak boleh menabrak AD/ART yang sudah ada, dari pihak mana pun," ucapnya.

Lebih lanjut, Yus mengatakan, keempat faksi ini sebelumnya sudah pernah mengantarkan SBY menjadi Presiden di tahun 2004.

Karena itu, kata Yus, bukan suatu kesalahan jika mereka ingin melakukan hal yang sama terhadap Moeldoko.

"Seperti pendiri di saat awal menjemput Pak SBY untuk mengantarkan beliau ke kepemimpinan RI tahun 2004," ucap Yus.

"Juga apa salahnya kalau hari ini kami menjemput figur, tokoh, ke depan, apa salahnya Pak Moeldoko, seperti senior sebelumnya menjemput Pak SBY."

Diketahui sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, ada lima orang yang diduga terlibat dalam gerakan kudeta Partai Demokrat.

Dari lima orang ini, empat orang di antaranya merupakan kader serta mantan kader Partai Demokrat.

Sementara satu orang lainnya adalah pejabat penting pemerintahan atau orang dalam lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah menjadi teka-teki, akhirnya sejumlah politikus Partai Demokrat membeberkan kelima tokoh tersebut.

Mereka adalah Marzuki Alie, Jhoni Allen, Nazaruddin, dan Darmizal. Keempat tokoh ini merupakan kader serta mantan kader Partai Demokrat.

Sosok keempat orang ini diungkapkan oleh politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

"Marzuki Alie, Jhoni Allen, Nazaruddin, dan Darmizal," kata Rachland, Selasa (2/2/2021).

Rachland mengaku mendapat informasi tersebut dari kesaksian kader Demokrat. Namun, ia tak menyebutkan siapa nama kader yang dimaksud.

Sementara itu, satu nama lainnya adalah Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

Dugaan keterlibatan Moeldoko dalam gerakan kudeta Partai Demokrat diungkapkan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved