Update Dugaan Kudeta Partai Demokrat Ganti AHY, Munculnya 4 Faksi dan 5 Profil Sosok di Baliknya
Simak update dugaan kudeta Partai Demokrat ganti AHY, munculnya 4 faksi dan 5 profil sosok di baliknya
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
"Berdasarkan pengakuan, kesaksian, dari BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang kami dapatkan, mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024," kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Senin malam.
Hal serupa juga disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief dalam akun Twitter miliknya @Andiarief_.
"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko," tulis Andi yang dikutip Tribunnews, Senin (1/2/2021).
Berikut profil 5 sosok tersebut dirangkum dari Tribunnews.com artikel 'Rekam Jejak 5 Sosok yang Disebut Akan Kudeta Demokrat'.
1. Marzuki Alie

Marzuki Alie adalah mantan Ketua DPR RI periode 2009-2014 yang juga kader Demokrat.
Di partai berlambang mercy itu, Marzuki Alie pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal saat Demokrat masih dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Ia juga pernah menjadi Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat.
Marzuki Alie pernah maju dalam Kongres Demokrat, tapi kalah dengan Anas Urbaningrum.
Pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 6 November 1955 itu bergabung sebagai fungsionaris DPP Partai Demokrat sejak tahun 2003.
Sebelum menjadi Sekjen Demokrat, Marzuki mengawali karier politik di daerah kelahirannya.
Pada 2004-2005, ia menjabat sebagai anggota Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Sumatera Selatan.
Pada periode yang sama, ia menjadi anggota Dewan Pembina DPP Angkatan Muda Demokrat Indonesia (AMDI).
Karier politik Marzuki Alie terbilang cepat karena kurang dari enam tahun, ia sudah menjadi pemimpin DPR.
Namun setahun setelah lengser dari Ketua DPR, Marzuki Alie tidak lagi masuk dalam kepengurusan partai masa bakti 2015-2020.