Breaking News:

Jendela Dunia

Misteri Lukisan The Scream Karya Edvard Munch Tahun 1893 Perlahan Terkuak, Merekam Letusan Kratakau

Misteri Lukisan The Scream Karya Edvard Munch Tahun 1893 Perlahan Terkuak, Merekam Letusan Kratakau

AFP PHOTO / CARL COURT
Lukisan The Scream versi pastel karya Edvard Munch tahun 1895 saat ditunjukkan di Sotheby's London12 April 2012. 

Sedangkan Munch sendiri tidak pernah berusaha menutupi atau mengecat tulisan itu semasa dia hidup.

Adapun tulisan itu menjadi misteri karena sejauh ini tidak ada yang pernah bertanya langsung kepada Munch apakah tulisan itu miliknya - selain dia mungkin juga tidak ingat pernah menulisnya.

The Scream atau Skrik dalam bahasa Norwegia, sebenarnya terdiri dari empat buah versi, dua di antaranya menggunakan pastel, satu versi litograf, dan satu lagi yang paling terkenal menggunakan cat minyak yang kini disimpan di Musem Nasional di Oslo.

Lukisan ekspresionis ini dianggap oleh banyak orang sebagai karya Munch yang paling penting dan menjadi inspirasi para pelukis lain dalam aliran ekspresionisme.

Adapun The Scream menggambarkan seseorang yang tercekam atau mengalami kecemasan, dengan latar belakang cakrawala yang berupa senja berwarna merah.

Uniknya, beberapa peneliti meyakini senja merah itu terlihat setelah letusan Gunung Krakatau pada 1883.

Dalam sebuah catatan dalam buku hariannya, Munch mengaku mendapat inspirasi lukisan ini saat berjalan-jalan.

"Saya sedang berjalan di sebuah jalan kecil dengan dua orang teman – matahari sedang tenggelam – mendadak langit berubah menjadi merah darah – Saya berhenti, merasa lelah, dan bersandar di pagar – di atas fjord dan kota yang biru kehitaman tampak darah dan lidah-lidah api – teman-teman berjalan terus, dan saya berdiri di sana gemetar dan diliputi rasa cemas – dan saya merasakan jeritan yang tidak henti-hentinya melintas di alam".

Adapun dua versi The Scream pernah dicuri, tetapi akhirnya keduanya ditemukan kembali.

Lalu pada tanggal 2 Mei 2012, salah satu lukisan The Scream versi pastel terjual sebesar Rp 1,079 triliun dalam pelelangan di rumah lelang Sotheby's, New York.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved