Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Bandar Sabu Beber 'Jatah Preman' untuk Oknum Polisi di Surabaya, Cukup Setor Rp 500 Ribu per Bulan

Bandar sabu itu, Usman, menyebut ia cukup membayar Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta secara rutin pada oknum polisi supaya bisnis terlarangnya aman.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
ILUSTRASI 

Penulis : Firman Rachmanudin , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM,  SURABAYA - Kisah oknum polisi yang menerima setoran uang dari seorang bandar narkoba di Surabaya mulai dibuka.

Bandar narkoba, jenis sabu yang 'berkicau' tentang setoran pada oknum polisi, M Ali Usman (30) membeber bagaimana dan seberapa banyak ia mengeluarkan uang 'jatah preman'

Usman menyebut ia cukup membayar Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta secara rutin pada oknum polisi supaya bisnis terlarangnya aman.

Karena pengakuannya itu, kini beberapa oknum anggota kepolisian diperiksa Paminal Mabes Polri dan Provost Polda Jatim.

Mereka diduga menerima setoran tiap bulan dari seorang bandar narkoba yang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Bandar narkoba yang menyetor uang secara rutin itu, M Ali Usman (30) warga Jalan Sidotopo Jaya, yang juga tinggal di Pragoto Surabaya.

Terungkapnya setoran bandar pada polisi ini bermula dari pengungkapan jaringan pengedar narkoba dari Jambi beberapa waktu lalu.

Setelah mengamankan tersangka jaringan Jambi, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengembangkan kasus dan menemukan tersangka lain yakni Achmad Taufik (32) warga Nganjuk.

Tersangka Taufik digerebek Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya Nganjuk.

Halaman
1234
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved