Gempa di Jawa Timur

Dampak Gempa di Malang, Kakek 99 Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Rumah di Ampelgading

Munadi (99) tewas akibat gempa yang mengguncang Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Erwin Wicaksono
Rusak rusak akibat gempa yang mengguncang Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021). 

Reporter: Erwin Wicaksono

SURYAMALANG.COM, MALANG - Munadi (99) tewas akibat gempa yang mengguncang Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021).

Munadi tewas tertimpa reruntuhan rumah saat gempa di Malang.

Sukrie (66) tidak kuasa menahan tangis ketika mendapati ayahnya tewas akibat gempa di Malang tersebut.

Saat itu Sukrie sedang bekerja di kebun yang tidak jauh dari rumahnya.

"Saya seketika pulang ke rumah begitu kerasa gempa," terang Sukrie .

Sesampainya di rumah, Sukrie melihat istri bersama anak, satu cucu dan dua cicitnya ke luar rumah untuk menyelamatkan diri .

Gempa tersebut menghancurkan rumah Sukrie dan Munadi yang letaknya bersebelahan.

Dua rumah tersebut hancur lebur.

Tembok-tembok hingga atap hampir rata dengan tanah.

Genting berjatuhan, dan atap hanya menyisakan rangka kayu.

Posisi rumah Sukrie dan Munadi berada di perbukitan.

Dua rumah tersebut langsung berhadapan dengan lereng yang curam.

"Rumah bapak selisih satu dapur dengan rumah. Saya menyelamatkan istri, anak, cucu, dan cicit karena mereka terlihat dahulu. Saya tidak sempat menolong bapak," beber Sukrie.

Setelah getaran gempa berakhir, Sukrie mengevakuasi ayahnya yang tertimbun reruntuhan rumah.

Sukrie mendapati ayahnya tak bernyawa dengan luka-luka di kepala hingga kaki.

Buruh tani tersebut memaknai peristiwa ini sebagai musibah.

Kini Sukrie tinggal bersama saudaranya karena rumahnya rusak berat.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved