Breaking News:

Berita Tuban Hari Ini

Isu Muktamar Luar Biasa, PKB Tuban dan Anggota DPR RI Ratna Juwita Sari Angkat Bicara

Ketua DPC PKB Tuban, M Miyadi menanggapi isu MLB tersebut dengan enggan. Menurutnya, PKB hanya ada satu, tidak ada yang lain.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Sudarsono
KOLASE- Muscab PKB Tuban 7 Maret 2021 dan Anggota DPR RI Dapil IX Tuban-Bojonegoro, Ratna Juwita menanggapi isu MLB PKB 

"Tetap pada barisan Gus Ami, semua yang dijalankan sudah sesuai AD/ART. Tidak ada keinginan intervensi dari DPP," pungkas anggota komisi VII itu.

Isu MLB PKB

Mengutip dari Tribunnews.com, wacana Muktamar Luar Biasa PKB berhembus baru-baru ini di mana ada kabar ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ingin terselenggaranya Muktamar Luar Biasa.

Ditengarai banyak pelanggaran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART).

Eks Ketua DPC PKB Jeneponto Andi Mappanturu merasa dizalimi oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Sebab, seharusnya ia masih mengemban jabatan hingga 2022.

 
"Tetapi karena kezaliman pak Muhaimin yang mengubah AD/ART pada saat muktamar di Bali di dalamnya sudah tidak demokrasi," tutur Andi kepada Tribun Network, Senin (12/4/2021).

Menurut Andi, Cak Imin seakan ketakukan akan dilengserkan dari kursi ketua umum. Sehingga AD/ART partai diubah.

Satu di antaranya DPP sembarangan menunjuk pengurus DPC.

Padahal, seharusnya penjaringan nama DPW harus melalui DPC.

"Berdasarkan AD/ART lama Ketua DPW dipilih oleh Ketua DPC. Ketua DPC dipilih oleh Ketua PAC. Tetapi di dalam perzaliman Muhaimin, mengobrak-abrik AD/ART. Pemilihan Ketua wilayah harus diusulkan oleh masing-masing Ketua DPC, lalu dikirim ke DPP, DPP yang menentukan ini ketua," ujar Andi.

Halaman
1234
Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved