Ramadan 2021

Hukum Makan Sahur Ketika Imsak, Apakah Boleh? Ini Penjelasan Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta

Hukum makan sahur ketika Imsak, apakah boleh? ini penjelasan Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Suryamalang.com/kolase Canva.com/Youtube Tribunnews.com
Ilustrasi makan (kiri) dan Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq M.Ag (kanan) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Banyak yang bingung tentang hukum makan sahur ketika Imsak apakah hal ini diperbolehkan?. 

Pasalnya, tidak jarang umat muslim bangun kesiangan dan bertepatan dengan waktu Imsak

Sementara di Indonesia Imsak dikenal sebagai waktu yang terletak beberapa menit sebelum azan subuh.

Waktu Imsak biasanya ditandai dengan berkumandangnya suara shalawat tarhim yang diputar di masjid-masjid.

Banyak orang menganggap sahur harus dihentikan ketika sudah memasuki waktu Imsak.

Sebagian orang ada yang langsung berhenti untuk makan sahur, namun sebagian ada pula yang melanjutkan makannya, 

Lantas bagaimana hukum makan sahur ketika Imsak atau bersantap sahur meski waktu Imsak telah lewat?

Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq M.Ag menjelaskan, waktu imsak yang dipraktikkan pada masyarakat Indonesia ini mengacu pada kehati-hatian agar tidak terlewat batas saat melakukan santap sahur.

Baca juga: Spirit Ramadan 2021, Berbagi Kasih di Warung Kasih WKRI Jember

Viral Pegawai Bebas Tidur di Kantor saat Ramadan, Bawa Selimut & Bantal Ternyata Begini Sosok Bosnya

Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq M.Ag menjelaskan hukum makan setelah imsak
Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq M.Ag menjelaskan hukum makan setelah imsak (Youtube Tribunnews.com)

Biasanya, jadwal Imsak di Indonesia diterapkan dengan mengatur waktu sekitar 10 menit sebelum azan subuh dikumandangkan.

"Pada prinsipnya setelah imsak itu kita masih boleh makan dan minum, mengapa demikian, karena imsak yang dipraktekkan oleh masyarakat di Indonesia itu sebetulnya bukan menandakan masuknya waktu fajar."

"Padahal masa menahan dari makan dan minum itu menurut mayoritas ulama atau jumhur ulama' itu mulai berlaku setelah terbitnya fajar," kata Shidiq dikutip dari Tribunnews.com artikel 'Bolehkah Santap Sahur Meski Telah Masuk Waktu Imsak, Apa Hukumnya?'.

Shidiq menjelaskan, dasar dari hal itu terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 187.

ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

Artinya:

"...dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar..."

Ia menjelaskan kalimat benang putih dan hitam ini sebetulnya adalah kalimat kiasan.

"Yang dimaksud adalah jelas antara waktu siang dari waktu malam, yaitu masuknya waktu fajar. Jadi mayoritas ulama berpendapat mulai menahan itu dimulai pada saat munculnya fajar," terangnya.

Sementara itu, Shidiq juga menjelaskan bahwa di dalam hadist yang lain juga ditegaskan, "makanlah dan minumlah kalian sampai abu Ummi Maktum itu mengumandangkan azan."

Dikatakannya, Ummi Maktum itu tidak azan kecuali setelah terbit fajar.

"Berdasarkan ayat dan hadist ini batasan mulai menahan dari makan dan minum atau imsak dari makan dan minum itu adalah saat terbitnya fajar," lanjutnya.

Ibnu Rusyd di dalam kitab Bidayatul Mujtahid, menyatakan bahwa ada sebagian ulama yang berpendapat, sebaiknya untuk kehati-hatian masa menahan dari makan dan minum atau imsak itu sebaiknya diawalkan beberapa menit sebelum fajar.

"Nah barangkali apa yang dipraktekkean di masyarakat kita terkait ketentuan imsak ini mengacu pada ini, jadi dalam rangka kehati-hatian bagi masyarakat supaya tidak bablas dalam bersantap sahur sehingga kemudian masuk waktu azan," tuturnya.

Pada intinya makan dan minum saat ada sirine atau tanda imsak itu masih dibolehkan, karena itu bukan tanda terbitnya fajar.

Harga Legen Berkualitas Selama Ramadan 2021, Minuman Khas Tuban Pelepas Dahaga Saat Berbuka

5 Urutan Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah, Hukum Zakat di Awal Ramadan Hingga Jelang Idul Fitri

  • 5 Aplikasi Ampuh Bangunkan Sahur 

Agar tidak terlambat bangun sahur, berikut beragam pilihan aplikasi spesial di bulan Ramadan.

Lima aplikasi ini ampuh menjadi alarm untuk membangunkan sahur

Aplikasi ini juga bisa memberi notifikasi seputar inspirasi Ramadhan:

Dikutip dari Tribunnews.com artikel 'Jangan Sampai Kesiangan, Setel Alarm Sahurmu Melalui 5 Aplikasi Ramadhan Ini

Simak ulasan selengkapnya:

1. Umma

Aplikasi Umma cocok buat Anda yang susah jika dibangunkan untuk sahur.

Lewat aplikasi ini, Umma menyediakan fitur waktu sholat, sahur, imsak hingga iftar serta petunjuk arah kiblat bagi Anda yang berada di luar rumah.

Tak hanya itu, kita bisa memperdalam ajaran agama islam beragam artikel dan video siraman rohani dari para ustaz dan kiai kenamaan.

Konten yang ditampilkan dipersonalisasi sesuai minat pengguna sehingga kita bisa memperdalam cabang ilmu tertentu dalam islam.

Khusus di bulan puasa, Umma menghadirkan konten spesial Ramadhan dengan menampilkan bacaan, tips dan resep makanan untuk berbuka ataupun bersantap sahur.

5 Dampak Buruk Tidur Setelah Sahur Ramadan untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Picu Diabetes Hingga Obesitas

Baca juga: Ramadan 2021, Produsen Cincau Malang Kewalahan Layani Order

Agar Ramadhan makin seru, aplikasi ini menyediakan fitur beramal untuk penggunanya berbagi kegiatan mereka sepanjang bulan puasa.

Setiap konten yang dibagikan akan mendapat poin.

Dari poin yang terkumpul, nantinya akan didonasikan oleh pengguna dalam bentuk uang tunai ke badan amal yang dipilih.

2. Dua in Quran

Dua in Quran menghadirkan kumpulan doa yang terdapat dalam Alquran yang dilengkapi terjemahan dalam bahasa Indonesia.

Pengguna juga dapat mengatur ukuran teks dan membagikan doa ke media sosial.

Terdapat pula fitur jadwal salat, imsakiyah hingga notifikasi waktu sahur di di dalamnya.

3. Toppa

Toppa menyediakan alarm imsak, sholat wajib dan sunah yang cocok untuk umat islam Indonesia.

Agar semakin semangat menjalani ibadah di bulan puasa, pengguna bisa memilih muazin untuk kumandang azan yang ingin didengarkan pada alarm.

Tak hanya itu, tersedia juga Alquran offline yang dilengkapi terjemahan bahasa Indonesia, kompas, berita terkait Islam dan media sosial untuk para muslim.

4. Hi Muslim

Hi Muslim menghadirkan informasi waktu salat sesuai lokasi keberadaannya agar pengguna tidak tertinggal salat lima waktu.

Aplikasi ini juga menunjukkan arah kiblat sesuai lokasi saat itu.

Fitur lainnya adalah daftar lokasi masjid terdekat dan kuis berupa 10 pertanyaan pilihan berganda setiap harinya untuk menambah pengetahuan seputar agama Islam.

5. Hanif: Kajian Islam di Sekitarmu

Aplikasi buatan pengembang Indonesia ini mencoba mempermudah umat yang ingin belajar agama Islam lebih rinci.

Fitur-fiturnya pun lengkap dan beragam.

Anatar lain fitur pencari lokasi masjid yang menyelenggarakan kajian majelis ilmu.

Fitur Kajian Islam di Sekitarmu juga memberikan informasi tentang jadwal pengisi kajian dari berbagai ustaz, judul kajian, dan jam diadakannya majelis ilmu.

Terdapat pula fitur jadwal salat lengkap notifikasi azan dan sahur.

Penulis: Sarah Elnyora / SURYAMALANG.COM

Ikuti berita terkait Ramadan 2021 lainnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved