Breaking News:

5 Kejanggalan Kasus Sate Beracun, Anak Driver Ojol Tewas Usai Buka Puasa, Musibah Order-an Offline

Simak 5 kejanggalan kasus sate beracun, anak driver ojol tewas usai buka puasa, musibah order-an offline yang tak diduga

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda/Canva.com
Bandiman driver ojol yang anaknya tewas setelah makan sate beracun (kiri) dan ilustrasi sate (kanan) 

4. Mengeluh rasa sate pahit 

Sate kol
Ilustrasu sate kol (cookpad.com)

Menebak Nasib Elsa Ikatan Cinta Lewat Fakta Penyakit Gonore Usai Hubungan Badan dengan Ricky, Fatal

Setelah pemilik rumah enggan menerima paket kiriman misterius itu, Bandiman kemudian pulang menuju rumah dengan membawa satu paket sate bakar.

Sesampainya di rumah, sang istri bernama Titik Rini dan NFP kemudian membuka paket sate bakar yang dibawa oleh Bandiman.

Bandiman, beserta istri dan NFP kemudian memakan sate tersebut.

Tak berselang lama, NFP yang memakan begitu lahap mengeluhkan rasa sate yang pahit.

"Pas saya makan itu gak apa-apa. Ternyata racunnya itu ditaruh dibumbunya. Anak saya bilang bumbunya pahit. Dia lalu ke dapur dan sudah muntah-muntah. Istri juga muntah-muntah. Pas tak pastikan anak saya sudah tidak sadarkan diri," jelasnya.

5. Anak Bandiman Tewas 

Akibat panik Bandi kemudian membawa putranya ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, NFP sudah tak tertolong lagi.

"Sudah meninggal pas perjalanan ke rumah sakit. Tapi hasil pemeriksaan di laboratorium itu katanya racunnya lebih kuat dari racun pupuk pertanian," pungkasnya.

Adapun bocah naas yang meninggal dunia karena menyantap sate dari ayahnya berinisial NFP, berusia 10 tahun.

Bentuk Tubuh Aurel Hermansyah Mulai Terlihat Gemuk, Istri Atta Halilintar Jawab soal Isu Kehamilan

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved