Breaking News:

Berita Surabay Hari Ini

Rencana Sholat Ied di Masjid Al-Akbar Surabaya Ditinjau Ulang, Setelah Terbit SE Wali Kota

Kepastian sholat Idul Fitri di Masjid Al Akbar masih dibahas besok, Senin (10/5/2021) mengingat Pemkot Surabaya mengeluarkan Surat Edaran

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dyan Rekohadi
Humas Masjid Al Akbar Surabaya
ILUSTRASI - Situasi Salat di Masjid Al Akbar Surabaya 

Dari jumlah jemaah, misalnya. Masjid Al-Akbar hanya akan memfasilitasi 15 persen (sekitar 6 ribu jemaah) dari total kapasitas (40 ribu jemaah).

Para calon jemaah telah mendaftar secara online melalui aplikasi.

Mereka akan menerima id card dari panitia yang wajib dibawa saat sholat Ied. Selain mengantisipasi membludaknya jumlah jemaah, ini juga akan memudahkan pola tracing.

Helmy mengungkapkan bahwa dari 6.000 kuota yang disiapkan, baru 5.000 calon jemaah yang mengambil id card.

"Jumlah jemaah yang hanya 5.000 jemaah ini sama seperti saat Al-Akbar menggelar Sholat Jumat dan Tarawih," katanya.

"Selama Ramadan, kami tetap melaksanakan Ibadah Salat Jum'at dan Tarawih dengan jumlah jemaah tersebut. Selama ini tidak ada masalah," tegasnya.

Sehingga, apabila Salat Ied di Al-Akbar tetap bisa dilaksanakan, pihak panitia memastikan siap menjalankan protokol kesehatan.

Sekalipun, keputusan kepastian ini akan tetap melalui musyawarah.

Pihaknya memastikan akan mendengar seluruh masukan. Termasuk, memperhatikan edaran dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang meminta Ibadah Salat Id bisa dilakukan di rumah.

"Kami komunikasi terus dengan Pak Eri. Kami memahami, posisi beliau tidak mudah. Sebab, pemerintah daerah memang harus in-line dengan pemerintah pusat. Prinsipnya, kami kedepankan musyawarah dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan jemaah," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved