Berita Malang Hari Ini

Pengakuan Mama Muda di Pakis Malang Korban Pencurian soal Pelaku Perampokan

Mujihati warga Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang, menjadi korban pencurian motor sekaligus kekerasan oleh orang tak dikenal.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Mertua korban, Widadi menunjukkan tempat motor yang hilang dicuri maling. Menantunya yang tengah hamil ditemukan berdarah-darah, Kamis (13/5/2021) 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Mujihati (25) warga Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang tak tampak jelas perawakan maling yang menyatroni rumahnya saat Hari Raya Idul Fitri pada Kamis (13/5/2021) kemarin.

Mujihati menjadi korban pencurian motor sekaligus kekerasan oleh orang tak dikenal.

"Korban tidak tahu ciri-ciri pelakunya, belum bisa menerangkan masih dirawat di rumah sakit," terang mertua korban, Widadi ketika ditemui.

Baca juga: Mama Muda Hamil 2 Bulan Ditemukan Berdarah-darah di Sekarpuro Pakis Malang Saat Salat Id, Dirampok?

Widadi menjelaskan, menantunya tersebut terpaksa mendapatkan perawatan intensif di RSSA Kota Malang.

Kata Widadi, Mujihati dilaporkan mengalami luka sayatan di kepala dan tangan.

Widadi tak menyangka kejadian nahas tersebut tiba saat Hari Raya Idul Fitri.

Sebelum peristiwa ini terjadi, Widadi mengaku tak mengendus adanya gelagat orang mencurigakan di perumahan tersebut.

Rumah Mujihati juga tidak terdapat CCTV alhasil, petunjuk pantauan saksi mata saat kejadian begitu minim.

"Sebelumnya juga tidak pernah terjadi seperti ini (pencurian motor)," paparnya.

Terakhir, Widadi berharap pelaku dalam kasus ini segera tertangkap.

"Dari Polres (Malang) dan Polsek Pakis sudah kesini," tutupnya.

Di sisi lain, Kapolsek Pakis, AKP M. Lutfi menerangkan, polisi masih mendalami kasus ini untuk meringkus pelaku secepatnya.

"Kasus ini sedang kami dalami. Teman-teman (petugas kepolisian) masih di lapangan semua. Sementara 5 orang saksi yang diperiksa. Mereka adalah keluarga korban dan juga ada dari luar (bukan keluarga korban)," kata Lutfi.

Jika telah berhasil membekuk pelaku, Lutfi menegaskan akan menyampaikan kronologi penangkapan pelaku ke media.

"Ketika sudah mengerucut pasti kami rilis," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved