Pendaftaran Pendakian Gunung Semeru Dibuka Lagi Setelah Libur Lebaran, Kuota Naik 300 Orang/Hari
Pendaftaran pendakian Gunung Semeru dibuka lagi setelah libur lebaran, kuota naik 300 orang per hari
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Selama Gunung Bromo dan Gunung Semeru ditutup, Balai Besar TNBTS melakukan kegiatan pengamanan.
'Mengantisipasi minat masyarakat berwisata pengamanan dengan penjagaan di tiap-tiap pintu masuk baik yang berada di Kabupaten Malang, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan' tulis aku Instagram resmi @bbtnbromotenggersemeru Senin, (16/5/2021).
• Persebaya Surabaya akan Kembali Berlatih Besok Rabu 19 Mei 2021, Begini Kata Aji Santoso
• Pelatih Baru SIngo Edan Eduardo Almeida Sebut Ada Kesamaan Visi Dirinya dengan Arema FC

Selain personil TNBTS, pengamanan juga melibatkan TNI, Polri, Aparat pemerintah desa, hingga MMP, Kelompok Pecinta Alam dan volunteer.
Ketatnya pengamanan di TNBTS sudah dilakukan sejak sejak H-1 lebaran hingga nanti tanggal 23 Mei 2021.
Sementara di Kota Malang sendiri, sebanyak 615 kendaraan gagal masuk melalui Exit Tol Madyopuro selama Operasi Ketupat Semeru 2021.
Operasi Ketupat Semeru 2021 berakhir pada Senin (17/5/2021).
Kepala Posko Operasi Ketupat Semeru 2021, Iptu M Sochib mengatakan petugas telah memeriksa sebanyak 6.021 kendaraan di Exit Tol Madyopuro selama Operasi Ketupat Semeru 2021.
"Perinciannya, mobil pribadi sebanyak 5.557 kendaraan, bus sebanyak 42 kendaraan, dan mobil barang sebanyak 422 kendaraan," ujar Sochib kepada SURYAMALANG.COM, Senin (17/5/2021).
Baca juga: Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida Masih Tertahan Aturan Karantina, Tiba Di Malang Pekan Ini
• Nasib Kang Mus Preman Pensiun Usai Viral Dicegat Polisi, Istri Tak Terima Disebut Lolos karena Artis

Dari 6.021 kendaraan tersebut, sebanyak 615 kendaraan harus putar balik.
"Perinciannya, mobil pribadi sebanyak 558 kendaraan, bus sebanyak lima kendaraan, dan mobil barang sebanyak 52 kendaraan," terangnya.
Kendaraan yang harus putar balik itu karena tidak memiliki dan membawa berbagai surat kelengkapan, seperti surat keterangan kerja, surat perjalanan dinas dan surat keterangan negatif Covid-19.
Petugas gabungan juga menggelar rapid tes antigen bagi pengemudi dan penumpang mobil yang akan memasuki Kota Malang.
"Kami telah melakukan rapid tes antigen sebanyak 144 orang selama Operasi Ketupat Semeru 2021. Alhamdulillah, semua hasilnya negatif," ungkapnya.
Pihaknya tidak menemukan travel gelap atau truk yang mengangkut para pemudik selama Operasi Ketupat Semeru 2021.
"Operasi Ketupat Semeru 2021 berlangsung aman dan lancar," tandasnya.
Reporter: Kukuh Kurniawan, Penulis: Sarah Elnyora/ SURYAMALANG.COM
Ikuti berita pendakian Gunung Semeru lainnya