Berita Malang Hari Ini
Dulu Digadang-gadang Jadi Destinasi Wisata Sejarah, Kini Situs Sekaran Malah Jadi Semak
Penemuan Situs Sekaran pada tahun 2019 sempat menjadi bahan perbincangan di Kabupaten Malang.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
Reporter: Erwin Wicaksono
SURYAMALANG.COM, MALANG - Penemuan Situs Sekaran pada tahun 2019 sempat menjadi bahan perbincangan di Kabupaten Malang.
Situs purbakala di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis ini sempat digadang-gadang akan menjadi destinasi wisata sejarah baru.
Namun, kondisi Situs Sekaran sekarang sangat memprihatinkan.
Situs Sekaran menjadi sepetak bongkahan batu bata yang dikelilingi semak.
Situs Sekaran terlihat tidak terawat dan terbengkalai.
Beberapa bagian situs ada sesajen yang dibawa oleh pengunjung.
Bongkahan-bongkahan batu bata bersejarah masih tersusun di area penemuan situs.
Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim), Wicaksono Dwi Nugroho menegaskan pihaknya sudah tidak mengelola Situs Sekaran.
Kini Pemkab Malang yang mengelola Situs Sekaran.
"Tidak semua pengelolaan di BPCB. Pemkab Malang sudah menetapkan SItus Sekarang sebagai cagar budaya," ujar Wicaksono kepada SURYAMALANG.COM, Senin (21/6/2021).
Wicaksono mengakui Situs Sekaran terbengkalai dan tidak sesuai ekspetasi menjadi tempat wisata baru.
Dia menilai hal tersebut karena dampak pandemi Covid-19.
"Pemkab Malang sudah merencanakan tapi terkena refocusing. Itu keluhan dan kendala penanganan Situs Sekaran. Semua pemerintahan kena refocusing," ungkapnya.
Menurutnya, Pakis menyimpan misteri sejarah yang menarik untuk diungkap.