Berita Malang Hari Ini

Briptu Clarana Sempat Bingung Pilih Ikut Misi Perdamaian PBB Atau Beasiswa ke Luar Negeri

Anggota Satlantas Polresta Malang Kota, Briptu Clarana Erlita Rusady akan menjalankan misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
Polresta Malang Kota
Anggota Satlantas Polresta Malang Kota, Briptu Clarana Erlita Rusady 

Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Anggota Satlantas Polresta Malang Kota, Briptu Clarana Erlita Rusady akan menjalankan misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.

Clara mendaftar dan mengikuti tes seleksi misi internasional pasukan PBB Polri yakni FPU (Formed Police Unit) 3 Minusca pada Agustus 2020.

"Saya mengikuti serangkaian tes, yakni tes psikologi, tes komputer, tes kesehatan, tes jasmani, tes bahasa Inggris, tes menembak, dan tes mengemudi," ujar Clara kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (9/7/2021).

Clara mendapat peringkat ketiga dari 26 peserta yang mengikuti serangkaian tes di Polda Jawa Timur.

Clara menjadi peraih nilai tertinggi pada tes psikologi, bahasa inggris, dan mengemudi.

"Tes ini diikuti 26 orang, baik polwan maupun polisi laki-laki," jelasnya.

Dia mendapat hasil pengumuman untuk bergabung dalam misi internasional ke negara Central Africa (Afrika Tengah) pada Februari 2021.

Clara menjadi satu-satunya perwakilan Polwan dari Jawa Timur yang berhasil lolos terpilih dari lima orang lainnya.

Setelah hasil pengumuman itu keluar, Clara juga mendapat panggilan dari Korlantas Mabes Polri untuk mengikuti seleksi beasiswa S2 luar negeri.

Clara harus memilih antara misi perdamaian atau beasiswa S2.

"Saya sangat antusias menjadi bagian dari Misi Internasional FPU 3 Minusca, dan harus merelakan kesempatan mengikuti pendidikan beasiswa S2 luar negeri," ujar bungsu dari dua bersaudara ini.

Clara memulai pelatihan FPU 3 Minusca di Pusdik Lantas, Serpong pada awal April 2021.

"Kami menjalani pelatihan cukup beragam, mulai dari pelatihan fisik, pelatihan taktikal, induction training, pelatihan seputar misi, sampai pelatihan bahasa."

"Karena akan melaksanakan misi ke negara Central Africa, maka kami wajib bisa berbahasa Perancis dan Inggris," terangnya.

Clara bangga bisa menjadi perwakilan yang lolos seleksi dan memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan.

Clara telah siap dalam pemberangkatan misi pada September 2021.

"Banyak alasan saya memilih mengikuti misi PBB ini. Ini merupakan mimpi saya dari awal masuk polisi. Saya juga ingin meningkatkan kapabilitas diri saya dalam profesi yang saya lakukan dan meningkatkan kemampuan berbahasa," terangnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved