Breaking News:

Gerayangi Tubuh Pelanggan Wanita yang Sedang Semir Rambut, Pemilik Salon Diikat dan Diarak Warga

Seorang pemilik salon di Gresik diarak warga menuju kantor polisi setelah seorang tamu wanita mengaku digerayangi tubuhnya saat menyemir rambut

Editor: eben haezer
ist
AG, pemilik salon di kecamatan Duduksampeyan, Gresik, yang diarak warga menuju kantor polisi karena melakukan pelecehan seksual kepada pelanggan perempuan yang sedang menyemir rambut 

SURYAMALANG, GRESIK - Warga beramai-ramai mengikat dan mengarak AG, seorang pemilik salon yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang pelanggan. 

Dugaan pelecehan seksual terhadap pengunjung salon itu terjadi di kawasan Duduksampeyan, kabupaten Gresik. 

Informasi yang diperoleh, AG diarak warga menuju Mapolsek Duduksampeyan dalam kondisi tangan terikat dan tak mengenakan baju. 

Mulanya, warga mendapat kabar bahwa AG melakukan pelecehan terhadap pengunjung salon yang minta disemir rambutnya. 

Saat itu, AG dan korban itu hanya berdua saja di salon. Sedangkan saudara korban yang mengantarkannya, menunggu di sebuah warkop yang tak jauh dari salon. 

Lalu terdengar teriakan korban dari dalam salon. Sambil berlari keluar, perempuan itu menangis. Lalu mengaku bahwa AG telah menggerayangi tubuhnya. 

Baca juga: ABG di Lumajang Ditemukan Tewas di Teras Warkop Dengan Tangan Kiri Putus, Diduga Korban Begal

Kapolsek Duduksampeyan, AKP Bambang Angkasa saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan seorang pria pemilik salon atas dugaan pelecehan seksual. Namun demikian, pihaknya mengaku tidak bisa memberi keterangan lebih.

"Langsung saya serahkan ke unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim Polres Gresik malam itu juga, ucap Bambang Angkasa, Kamis (22/7/2021).

Diduga korban adalah perempuan atau anak di bawah umur. Namun demikian, hal tersebut belum dapat dipastikan lebih lanjut.

Dihubungi melalui sambungan seluler dan pesan singkat Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febrianto Prayoga belum memberikan keterangan hingga berita ini diturunkan. 

Baca juga: Duka Anak-anak Korban Pandemi: Jadi Yatim Piatu dan Harus Isolasi Mandiri Sendirian

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved