Berita Batu Hari Ini
PPKM Level 4, Pemkot Batu Kembali Tutup Tempat Wisata
Status Kota Batu berubah menjadi PPKM Level 4, yang sejatinya tidak jauh berbeda dengan zona merah.
Penulis: Benni Indo | Editor: isy
“Sektor itu meliputi perbankan hingga industri. Sedangkan untuk sektor kritikal seperti kesehatan, pasar, supermarket, keamanan, hingga penanganan bencana dapat beroperasi mulai 50-100 persen,” imbuhnya.
Jam malam masih tetap berlaku hingga pukul 20.00 wib.
Warung makan hanya boleh melayani untuk dibawa pulang atau take away.
Kegiatan ibadah juga masih harus dilakukan di rumah.
Fasilitas umum atau publik seperti Alun-Alun Batu tetap tutup untuk menghindari adanya kerumunan.
Destinasi wisata juga terpaksa kembali ditutup operasinya saat perpanjangan PPKM Darurat.
Menanggapi masih diberlakukannya penutupan tempat wisata, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batu memilih untuk mengikuti anjuran pemerintah.
Mereka memilih menahan diri untuk membuka akses hingga situasi dirasa aman.
Ketua PHRI Batu, Sujud Hariadi, mengatakan pihaknya lebih mengutamakan keselamatan para anggotanya, meskipun dampak ekonomi yang dialami akibat penutupan tempat wisata juga tidak ringan.
“Kami menahan diri dulu sampai pandemi berada di titik aman. Punah dalam waktu dekat tidak mungkin, tapi paling tidak sudah dalam kondisi aman,” ujar Sujud.
PHRI tidak memilih memutus hubungan kerja karyawannya.
Mereka memilih untuk merumahkan sementara dan sebagian lainnya memotong gaji.
Sujud berharap Pemkot Batu bisa memberikan bantuan untuk meringankan beban ekonomi para karyawan yang dirumahkan sementara.
“Hanya beberapa yang dirumahkan sementara. Monggo dibantu agar bisa meringankan beban ekonomi mereka,” harapnya.
Di sisi lain, Sujud juga menyadari bahwa kapasitas atau daya tampung rumah sakit rujukan di Kota Batu telah penuh.
Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan bagi pelaku usaha pariwisata dan masyarakat pada umumnya.