Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kondisi Siswi SD Korban Rudapaksa dan Kekerasan di Kota Malang Alami Penglihatan Kabur, Akan Ujian

Mawar (13) -bukan nama sebenarnya-,siswi SD korban pelecehan seksual dan penganiayaan di Kota Malang mengalami pandangan kabur di bagian mata kirinya.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
TribunJatim/ Kukuh Kurniawan
Korban perundungan atau pengeroyokan (baju oranye) bersama ibunya saat berada di Mapolresta Malang Kota. Kondisi penglihatan korban disebutkan kabur untuk bagian mata kirinya 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kondisi siswi SD korban pelecehan seksual dan penganiayaan di Kota Malang nampaknya masih mengkhawatirkan.

Bukan hanya dari sisi kondisi psikisnya yang kini terus dipantau, kondisi fisik bocah perempuan yang sebelumnya tinggal di panti asuhan itu rupanya masih perlu perhatian.

Mawar (13) -bukan nama sebenarnya-, diketahui mengalami pandangan kabur di bagian mata kirinya.

Kondisi penglihatan siswi kelas 6 SD itu diungkapkan langsung oleh salah satu anggota tim kuasa hukum korban, Do Merda Al-Romdhoni.

"Iya, memang benar. Jadi, ibu korban melaporkan bahwa pandangan mata sebelah kiri korban kabur. Namun, hal itu sudah dibantu oleh tim dari Safe House untuk berobat, karena korban harus bersiap untuk ujian sekolah," ujar Merda, Kamis (25/11/2021).

Perlu diketahui, korban yang masih duduk di kelas VI sebuah sekolah dasar swasta di Kota Malang itu saat ini masih menjalani masa pemulihan psikis di sebuah Rumah Aman (Safe House) di wilayah Kota Batu, Jawa Timur.

Diharapkan kondisi korban segera membaik dan pulih secepatnya.

Terlebih, berdasarkan info sementara, pada Jumat (26/11/2021) esok, korban harus bersiap untuk ujian sekolah.

"Info dari ibu korban besok (pelaksanaan ujian), namun ini masih kami koordinasikan dengan pihak sekolah. Kemungkinan, untuk ujiannya tidak dilakukan di sekolah, tetapi di safe house. Namun, teknis pelaksanaannya belum dibicarakan lebih lanjut, apakah dilakukan secara daring (online) atau seperti apa," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC Ikadin Malang Raya sekaligus salah satu anggota tim kuasa hukum korban, Leo Permana juga membenarkan, bahwa kondisi pandangan mata bagian kiri korban agak kabur.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved