Berita Malang Hari Ini

8 Fakta Pria Obesitas 275 kg di Malang Jatuh Usai Kabel Sling Lift Putus, Ternyata Mau Lakukan Ini

Simak rangkuman delapan fakta pria obesitas di Malang jatuh setelah kabel sling lift yang dinaikinya putus.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Instagram Damkar Kota Malang/Kompas/Nugraha Perdana
Evakuasi Dwi Ariesta Wardhana (kanan) dan TKP kejadian (kiri) 

"Saat pertama kali datang ke RSSA, ada patah tulang terbuka di bagian engkel kaki kiri pasien. Setelah itu, kami operasi emergency selama 2,5 jam pada bagian tersebut."

"Jadi, kami lakukan tindakan eksternal fiksasi pada bagian tersebut," ujar dr Agung Riyanto Budi Santoso, SpOT (K), dokter RSSA kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (11/5/2022).

6. Kondisi berangsur membaik 

Video Detik-detik Pria Obesitas Berbobot 275 Kg di Malang Dibawa ke RS, Jatuh di Dalam Lift Rumahnya
Video Detik-detik Pria Obesitas Berbobot 275 Kg di Malang Dibawa ke RS, Jatuh di Dalam Lift Rumahnya (Instagram Damkar Kota Malang)

Setelah operasi emergency, pasien menjalani observasi di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Saat ini kondisi pasien berangsur membaik.

"Kami pindahkan pasien ke Ruang Galunggung untuk menjalani rawat inap pada Senin (9/5/2022). Saat ini kondisi pasien stabil dan tekanan darahnya juga normal," ungkap staf medis di Bagian Orthopedi dan Traumatologi RSSA tersebut.

7. Indikasi diabetes dan fungsi ginjal menurun

Menurut staf medis tersebut, Dwi mengalami patah tulang cukup banyak.

"Patah tulang terbuka ada di engkel kaki kiri. Sedangkan patah tulang tertutup ada di engkel kaki kanan, lutut kanan, dan sendi telapak kaki kanan."

"Saat observasi, pasien terindikasi memiliki diabetes dan fungsi ginjalnya menurun," bebernya. 

Pihaknya belum dapat operasi pada patah tulang tertutup dan masih konsultasi dengan bagian penyakit dalam dan instalasi gizi.

"Bila mereka menyetujui tindakan operasi, maka kami melakukan tindakan operatif definitif kepada pasien pada pekan depan," tandasnya.

8. Hendak dipanggil sang ibu yang sakit

Selama tinggal di rumah, Dwi kerap beraktivitas di lantai dua.

Dengan bobot 275 kilogram, Dwi sering menggunakan lift untuk turun dari lantai dua ke bawah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved